OPEC Akan Pertahankan Kebijakan Produksi, Harga Minyak Melonjak ke Level Tertinggi

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 09:24 WIB
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Setelah OPEC+ mengonfirmasi akan mempertahankan kebijakan produksinya, harga minyak melonjak ke level tertinggi tiga tahun pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB),

Kebijakan produksi tetap dipertahankan OPEC saat ini karena permintaan untuk produk minyak rebound, meskipun ada tekanan dari beberapa negara untuk meningkatkan produksi yang lebih besar.

Untuk pengiriman Desember, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember melonjak 1,98 dolar AS atau 2,5 persen, menjadi menetap di 81,26 dolar AS per barel.

Minggu lalu, Brent naik 1,5 persen guna mempertahankan kenaikan mingguan keempat berturut-turut, dan kembali ke tertinggi yang terakhir terlihat pada 2018.

Baca Juga: Pelemahan Dolar dan Risk Off Membuat Harga Emas Menguat Capai Level Tertinggi

Sementara, untuk pengiriman November, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) bertambah 1,74 dolar AS atau 2,3 ​​persen, menjadi ditutup pada 77,62 dolar AS per barel setelah naik selama enam minggu terakhir, dan mencapai level tertinggi sejak 2014.

Tekanan inflasi yang dikhawatirkan negara-negara konsumen akan menggagalkan pemulihan ekonomi dari pandemi semakin bertambah setelah keputusan klub produsen untuk terus meningkatkan produksi minyak secara bertahap mengirim harga naik tajam, menambah .

OPEC+ setuju pada Juli untuk meningkatkan produksi sebesar 400.000 barel per hari (bph) setiap bulan hingga setidaknya April 2022 untuk menghapus 5,8 juta barel per hari dari pengurangan produksi yang ada.

"Mengingat gambaran permintaan dan hasil pertemuan OPEC, sentimen keseluruhan seputar minyak mentah adalah bullish," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC di New York.

Baca Juga: Tingginya Kadar Parasetamol di Teluk Jakarta, Indikator Buruknya Pengelolaan Limbah Farmasi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X