Representasikan Identitas Indonesia, Industri Batik Serap 200 Ribu Tenaga Kerja

- Senin, 4 Oktober 2021 | 06:45 WIB
Webinar 'Meningkatkan Mutu Batik Kekayaan Nusantara' yang diselenggarakan Badan Standardisasi Nasional (BSN), kerjasama Kemenparekraf dan PT Pupuk Kaltim. (suaramerdeka.com / dok)
Webinar 'Meningkatkan Mutu Batik Kekayaan Nusantara' yang diselenggarakan Badan Standardisasi Nasional (BSN), kerjasama Kemenparekraf dan PT Pupuk Kaltim. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Industri batik mampu menyerap lebih dari 200 ribu tenaga kerja pada lebih dari 47 ribu unit usaha yang tersebar di 101 sentra industri batik.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan, batik merupakan budaya yang merepresentasikan identitas Indonesia di mata dunia.

Sehelai kain batik dapat menggambarkan kekayaan budaya dan sejarah daerah tertentu di Indonesia, seperti Yogyakarta, Pekalongan, dan lain-lain.

Batik mulai bergerak dari seni tradisi hingga menjadi seni modern. Terdapat lebih dari 5.849 motif batik Indonesia dari Aceh hingga ke Papua. Batik juga kaya akan keberagaman warna, desain, dan cara mencanting.

Baca Juga: Sejarah Kopi Americano yang Layak Diketahui, Ringan dan Tak Terlalu Pahit

''Seiring dengan semakin banyaknya dikenakan dalam kehidupan sehari-hari, batik menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat yang mengerakkan perekonomian masyarakat,'' tuturnya.

Hal itu diungkapkan saat webinar “Meningkatkan Mutu Batik Kekayaan Nusantara” yang diselenggarakan  Badan Standardisasi Nasional (BSN), kerjasama Kemenparekraf, dan PT Pupuk Kaltim dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, akhir pekan lalu secara daring.

Sebagai industri kreatif dengan potensi pasar yang menjanjikan, diperlukan strategi dalam menghadapi tantangan era industri ekonomi kreatif ini agar produk batik Indonesia dapat bersaing di pasar global.

Dengan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi atas mutu batik, peran Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi semakin penting.

Baca Juga: Sejarah Kopi Americano yang Layak Diketahui, Ringan dan Tak Terlalu Pahit

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X