Dibanding Bawang Putih, Harusnya Indonesia Kembangkan Produk Unggulan Lain

- Jumat, 10 April 2020 | 09:36 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Ann Amanta mengatakan, mempertimbangkan lahan, sumber daya yang terbatas seperti bibit, serta karakteristik iklim Indonesia, seharusnya Indonesia memprioritaskan pengembangan produk unggulan lainnya seperti bawang merah. Sebagai perbandingan, data BPS menunjukkan di tahun 2018, produktivitas bawang merah bisa sebanyak 9,59 ton per hektare.

Sementara itu, produktivitas bawang putih lebih kecil, yaitu sekitar 7,84 ton per hektare. Bawang putih memang idealnya ditanam di iklim subtropis yang dingin. Bawang bombay juga tidak bisa diproduksi di Indonesia karena idealnya ditanam di daerah pegunungan dengan suhu 18 hingga 20 derajat celcius.

Selama sudah dijalankan, program wajib tanam bawang putih, alih-alih membuahkan hasil yang signifikan, malah berakhir korupsi yang merugikan masyarakat Indonesia hingga mencapai Rp 3,5 miliar. Sementara, petani masih dirugikan karena harga jual mereka tidak bisa bersaing dengan bawang putih luar negeri. Adanya wajib tanam malah memaksakan petani untuk menanam suatu komoditas yang sebenarnya kurang bisa berkembang dengan baik di iklim Indonesia.

Selain itu, lanjutnya, pernyataan bahwa dibebaskannya Surat Persetujuan Impor (SPI) dan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) tidak menghiraukan aspek lain seperti keamanan dan kesehatan, kurang tepat. Meskipun tidak memerlukan SPI dan RIPH, bawang putih yang masuk tetap harus melalui proses karantina untuk memastikan keamanannya dan kesehatan konsumen.

“Krisis bawang putih dan bawang bombay selama pandemi Covid-19 ini justru menjadi momentum untuk mengevaluasi kebijakan RIPH yang merupakan turunan dari Menteri Pertanian sebelumnya. Kebijakan terbukti tidak efektif dan malah membuka lahan korupsi, kebijakan ini bisa dibatalkan dan diganti dengan kebijakan positif yang mendorong pertanian hortikultura lain yang lebih unggul,” tandasnya.

Editor: Andika

Tags

Terkini

X