Zu.Nkha, Sajikan Corona Lewat Lembaran Kain Batik

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 14:05 WIB
Ngumriyatul Khasanah membentangkan calon kain batik Covid-19 di rumahnya. (suaramerdeka.com/Asef Amani)
Ngumriyatul Khasanah membentangkan calon kain batik Covid-19 di rumahnya. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Ngumriyatul Khasanah (23) ingin bercerita ihwal pandemi Covid-19 lewat lembaran kain batik.

Plot telah tersusun secara kronologis, meski akhir cerita masih tiada.

Satu fragmen cerita, dugaan asal muasal virus corona, rampung tergarap. Bahkan, laku terjual Rp2 juta.

Baca Juga: Pemerintah Dukung Pelaku Industri Kopi Indonesia Melalui Program KUR

Ngumri, sapaan akrabnya, menampilkan ornamen-ornamen familiar sebagai bentuk representasi karya.

Kelelawar, bumi, menara bangau kuning alias yellow crane tower, dan ilustrasi virus corona tergurat dalam kain primisimanya.

Bisa tertebak, kelelawar di sini ialah hewan pengandung virus jenis baru tersebut, seperti pemberitaan yang jamak selama ini.

Baca Juga: Belanja Online Geliatkan Pasar Tradisional di Masa Pandemi (3-habis): Belanja dari Rumah Jadi Kebiasaan Baru

Menara bangau kuning merupakan ikon kota Wuhan di China, lokasi terduga pertama kali virus mulai menyebar.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X