Pengguna Kendaraan Bermesin Diesel Migrasi ke Dexlite dan Pertamina Dex

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:26 WIB
petugas SPBU mengisi BBM jenis Dexlite (sm/dok)
petugas SPBU mengisi BBM jenis Dexlite (sm/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Faktor efisiensi dan ramah lingkungan tampaknya menjadi pertimbangan pengguna kendaraan bermesin diesel untuk memilih bahan bakar minyak (BBM) jenis Dexlite dan Pertamina Dex.

Sekretaris POC Indonesia Central Java Chapter (CJC), Aldi P. Putra menjelaskan, hampir semua pengguna Mitsubishi Pajero di komunitasnya menggunakan Dexlite.

Ini karena penggunaan Dexlite lebih irit dibandingkan dengan menggunakan bahan bakar solar.

Baca Juga: Dinkes Sleman Perluas Sasaran Testing, Fasilitas Publik dan Tempat Wisata

''Gambarannya full tank pakai solar itu jarak tempuh 390-400 kilometer. Tapi jika pakai Dexlite bisa sampai 450 kilometer. Apalagi kalau pakai Pertamina Dex malah bisa sampai 500 kilometer,'' ungkap Aldi, hari ini.

Kedua jenis BBM ini memang kini menjadi primadona di kalangan komunitas kendaraan diesel.

Dengan Cetane Number minimal 51 dan mengandung sulfur maksimal 1200 ppm, Dexlite mampu menghasilkan pembakaran yang sempurna. Hal ini menjadikan efisiensi dan ramah lingkungan.

Selain irit BBM, perawatan mesin khususnya untuk komponen filter BBM juga lebih irit. Ia menjelaskan, jika menggunakan solar, filter harus diganti setiap 5.000-10.000 kilometer.

Tapi jika dengan menggunakan Dexlite, filter bisa diganti setelah penggunaan hingga 20.000 kilometer.

Baca Juga: Strategi Penjualan di Masa Pandemi Berubah, Pelatihan Pemasaran Online dan Digital Branding Diperlukan

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X