Belanja Online Geliatkan Pasar Tradisional di Masa Pandemi (3-habis): Belanja dari Rumah Jadi Kebiasaan Baru

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 20:54 WIB
MELIHAT KONTEN: Agus Tri Lestari, salah seorang ibu rumah tangga tengah melihat konten layanan belanja online produk-produk yang dijual di pasar tradisional melalui media sosial Instagram, Jumat (1/10). (suaramerdeka.com/Hartatik)
MELIHAT KONTEN: Agus Tri Lestari, salah seorang ibu rumah tangga tengah melihat konten layanan belanja online produk-produk yang dijual di pasar tradisional melalui media sosial Instagram, Jumat (1/10). (suaramerdeka.com/Hartatik)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Membagi waktu antara mengurus anak yang masih balita dengan rutinitas mengantor setiap pagi tidaklah mudah bagi Ayuta Lestariani (28). Ibu satu anak ini juga masih harus memikirkan belanja kebutuhan pokok.

Namun semenjak mengetahui ada aplikasi belanja online, kini ia tidak lagi kerepotan. Bahkan warga Perumahan Graha Mukti tersebut sudah tidak pernah lagi pergi ke pasar. Wanita yang akrab disapa Ayu ini mengaku, tahu beberapa aplikasi belanja online setelah memasukkan hastag Instagram #belanjaonlinesmg dan #pasaronlinesmg.

“Banyak orang khawatir pergi ke luar pada awal pandemi, karena kondisinya masih mencekam termasuk pergi ke pasar. Lalu saya iseng-iseng cari layanan belanja online lewat Instagram dan ternyata nemu banyak sekali,” ujar Ayu.

Para pengembang aplikasi tersebut bahkan menggandeng pedagang-pedagang pasar tradisional. Di antaranya tumbasin.id,  @pasarkusmg, @freshtimeid, @ibuorganik, @sayursegarsemarang, @gamsaorganic, @freshtime_id, @ibuorganik, @tokobuahpuri, @alemonk_market, @bakulbuahimpor, @indofishery.id, @sillyfishindonesia.jateng.diy, @thebutcher.id, @kekka.id, @chickenzandfriendz, @primafreshmarketsemarang, @55meatshop dan masih banyak lagi. Aplikasi belanja online tersebut dapat dimaksimalkan untuk membeli buah, sayur, daging, telur, ikan, bahkan bumbu dapur yang telah dipastikan kesegaran, dan keaslian kualitasnya.

Baca Juga: Suka Arisu di Serial ‘Alice in Borderland’? Yuk, Kenalan Sama Kento Yamazaki si ‘Prince of Live-Action’!

Sebagian besar penyedia jasa belanja online melayani pembelian komoditas yang dijual di pasar tradisional. Buah, sayur, daging, telur, ikan, bumbu dapur hingga jajan pasar. Namun dari sekian pilihan penyedia jasa belanja online, Ayu menjatuhkan pilihan pada @dapurfresh, @freshmarket dan @pasarkusmg.

Setelah dibandingkan satu per satu, ia menjatuhkan pilihan pada ketiga startup tersebut lantaran kesegaran produk, pengemasan seperti supermarket dan ada promo gratis ongkos kirim (ongkir). Ia pun bisa memesan jajan pasar seperti getuk dan lopis. Selain itu, ia bisa memilih produk yang dijual di pasar terdekat dari rumah.

“Pesan sekarang, besok pagi sudah sampai di rumah. Tidak perlu repot keluar rumah untuk belanja di pasar,” imbuhnya.

Soal pembayaran, ia mengaku sangat terbantu dengan adanya metode transfer sehingga tidak harus sedia uang tunai. Sedangkan harga, menurutnya tidak selisih banyak dengan barang yang dijual oleh warung belanja dekat rumah. Semisal daging atau ikan, harganya rata-rata cuma selisih Rp 1.000/kg. Untuk sayur harganya malah bisa sama. Sekali pesan rata-rata berkisar Rp 150.000 –Rp 300.000. Pesanan sebesar itu untuk memenuhi kebutuhan pokok satu minggu.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB

4 Smartphone Realme Diperkenalkan di Yogyakarta

Rabu, 10 November 2021 | 17:43 WIB
X