Belanja Online Geliatkan Pasar Tradisional di Masa Pandemi (2) : Omzet Pedagang Terangkat Naik

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 20:29 WIB
AKTIVITAS PASAR: Suasana Pasar Karangayu Kota Semarang setelah penutupan tiga hari, lantaran ada pedagang yang terpapar Covid-19, belum lama ini. (suaramerdeka.com/Hartatik)
AKTIVITAS PASAR: Suasana Pasar Karangayu Kota Semarang setelah penutupan tiga hari, lantaran ada pedagang yang terpapar Covid-19, belum lama ini. (suaramerdeka.com/Hartatik)

Baca Juga: Tarif BRT Dilematis, Warga Berpotensi Pilih Naik Sepeda Motor Pribadi

Sedangkan Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengungkapkan, omzet pedagang di pasar tradisional rata-rata menurun hingga 40% selama pandemi. Apalagi selama pandemi sedikitnya ada delapan pasar tradisional yang ditutup. Kedelapan pasar itu adalah Pasar Kobong, Karimata, Rasamala, Prembaen, Karangayu, Mangkang, Wonodri dan Meteseh Tembalang. Penutupan 8 pasar itu lantaran ada pedagang yang terpapar Covid-19.

Sementara itu, layanan manajemen konten HootSuite, dan agensi pemasaran media sosial We Are Social dalam laporan bertajuk "Digital 2021" melaporkan, pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 ini mencapai 202,6 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 15,5 persen atau 27 juta jiwa jika dibandingkan pada Januari 2020 lalu. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen. Sedangkan perusahaan data dan kecerdasan buatan (AI), Analytic Data Advertising (ADA) mencatat adanya lonjakan penggunaan aplikasi belanja online selama penerapan physical distancing. ADA mencatat lonjakan tersebut hingga 300%. Penggunaan terbanyak adalah aplikasi untuk membeli bahan pokok serta aplikasi penjualan barang bekas. (Bersambung)

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X