Gibran Apresiasi Kehadiran GoTo UMKM Center, Hapus Kesan Angker Solo Technopark

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 07:15 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso berfoto bersama Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM Siti Azizah, Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, CEO Grup GoTo dan CEO GoTo Financial Andre Soelistyo, CEO dan Founder Tokopedia William Tanuwijaya, serta Komisaris GoTo, Wishnutama Kusubandio, usai meresmikan GoTo UMKM Center dan di Solo Technopark (STP). (suaramerdeka.com / dok)
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso berfoto bersama Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM Siti Azizah, Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, CEO Grup GoTo dan CEO GoTo Financial Andre Soelistyo, CEO dan Founder Tokopedia William Tanuwijaya, serta Komisaris GoTo, Wishnutama Kusubandio, usai meresmikan GoTo UMKM Center dan di Solo Technopark (STP). (suaramerdeka.com / dok)

SOLO, suaramerdeka.com - Menempati salah satu ruang di Solo Technopark (STP), GoTo UMKM Center diresmikan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.

Wali Kota Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi kehadiran GoTo UMKM Center itu, sebab akan menghapus kesan angker Solo Technopark yang belakangan ini digunakan sebagai tempat karantina orang yang terpapar covid-19.

Selain itu juga untuk mengoptimalkan bangunan yang dikhawatirkan mangkrak.

"Maaf, sekali lagi maaf. Bukan saya tidak menghargai dinas atau OPD, tapi saya harus menggandeng pihak ketiga untuk mengoptimalkan Solo Technopark," kata Gibran di sela peluncuran program Bangkit Bersama dan peresmian GoTo UMKM Center di Solo Technopark, Kamis 30 September 2021.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, Kemenag Gelar Pembinaan Akreditasi

Lebih lanjut Gibran Rakabuming Raka mengatakan, digitalisasi produk UMKM adalah sebuah kewajiban dan bukan lagi pilihan.

Sebab kalau tidak go digital maka UMKM itu pasti akan mati.

Karena itu, pihaknya mengapresiasi kehadiran GoTo UMKM Center yang bakal membantu memberdayakan dan digitalisasi UMKM.

"Ajak teman-teman UMKM di Soloraya ini untuk go digital. Tapi ingat, fee-nya jangan tinggi-tinggi. Kalau tinggi mereka akan lari," kata putra sulung Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Supply Chain, Jadi Kunci Penting Pemulihan Akibat Pandemi

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Siti Azizah mengatakan, pemerintah percaya bahwa UMKM lokal akan terus menjadi tulang punggung ekonomi nasional pada situasi menantang.

"Untuk itu, dukungan komprehensif baik solusi teknologi dan pemberdayaan lainnya menjadi sangat krusial, agar UMKM dapat mengembangkan bisnis, sekaligus membuka berbagai lapangan pekerjaan di daerah," jelasnya.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, Indonesia punya ruang tumbuh yang besar dan berbeda dengan negara lain.

Indonesia juga memiliki penduduk yang banyak yang bisa dikembangkan termasuk literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi.

Baca Juga: Pemerintah Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Provinsi Gorontalo

"Kami sadar akan hal ini, makanya kami berusaha mengawal bukan membatasi. Kami juga berusaha membawa pemanfaatan teknologi kepada UMKM. UMKM harus bisa kita bimbing, didik dan tuntun untuk memanfaatkan teknologi," kata Wimboh.

CEO Grup GoTo dan CEO GoTo Financial Andre Sulistyo mengatakan, sebagai bagian dari GoTo, GoTo Financial memiliki misi meningkatkan inklusi keuangan melalui layanan pembayaran, jasa keuangan, dan solusi bisnis di dalam ekosistem ekonomi digital.

Pihaknya sangat mengapresiasi dukungan OJK untuk kolaborasi pelatihan UMKM secara holistik kepada UMKM lokal.

"Kami percaya hal ini akan mempercepat digitalisasi keuangan pelaku UMKM, meningkatkan daya saing mereka yang akan berkontribusi pada penguatan ekonomi daerah dan nasional," tandasnya.***

Halaman:
1
2

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SMN dan ICSB Semarang Berkolaborasi Bangkitkan UMKM

Kamis, 23 Desember 2021 | 06:30 WIB
X