Pemulihan Ekonomi Nasional, OJK dan Industri Perbankan Fokus Pengembangan UMKM

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 06:30 WIB
OJK. (suaramerdeka.com / dok)
OJK. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan, industri keuangan non bank, pasar modal dan fintech berkomitmen terus meningkatkan pengembangan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan, berbagai upaya dan kebijakan juga telah dilakukan untuk mendorong perkembangan UMKM.

Di antaranya replikasi KUR Klaster dengan total penyaluran kredit Rp 140,7 triliun kepada 3,82 juta debitur.

"Termasuk juga membangun ekosistem digital Bank Wakaf Mikro (BWM) yang saat ini telah berdiri sebanyak 61 BWM dengan jumlah pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp72,5 miliar kepada 47,9 ribu nasabah,'' ujar Ketua Dewan Komisioner OJK dalam diskusi bertema UMKM Bangkit, Ekonomi Tumbuh dalam rangka memperkuat sinergi mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) secara hibrid.

Baca Juga: Jeda Tengah Semester, SMPN 2 Semarang Gelar Kegiatan Penguatan Karakter Murid

Wimboh Santoso dalam pertemuan itu mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan upaya OJK memperkuat sinergi dengan IJK untuk menjalankan upaya konkret dalam mengembangkan UMKM.

"Untuk mencapai tujuan dan target program Gernas BBI, sektor jasa keuangan diharapkan dapat berkomitmen untuk memfasilitasi pengembangan ekosistem UMKM berbasis digital, memperluas akses pembiayaan dari hulu ke hilir, melakukan pembinaan dan pendampingan, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan,'' kata Wimboh.

OJK juga menyediakan platform pemasaran UMKMMU dengan jumlah UMKM yang telah terdaftar saat ini sebanyak 1.125 UMKM dengan 1.412 kurasi produk unggulan di platform UMKM.

Selain itu juga bekerja sama dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dimana saat ini telah dibentuk 289 TPAKD, mendukung program DigiKu serta menginisiasi pendirian Kampus UMKM.

Baca Juga: Atasi Rob dan Banjir, Hendi Belajar Banyak dari Belanda

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X