PLN Rampungkan GIS Pertama di NTB, Siap Dukung Gelaran MotoGP 2022

- Kamis, 30 September 2021 | 09:00 WIB
Proyek pembangunan GIS (Gas Insulated Switchgear) Lombok Peaker berkapasitas 60 mega voltampere (MVA). (suaramerdeka.com / dok)
Proyek pembangunan GIS (Gas Insulated Switchgear) Lombok Peaker berkapasitas 60 mega voltampere (MVA). (suaramerdeka.com / dok)

Sebelumnya akan dilakukan sejumlah tes yang harus dilalui sebelum pemberian tegangan, antara lain, kelayakan jaringan, uji fungsi, uji proteksi, dan sebagainya.

“Tim sedang dalam proses uji proteksi untuk keamanan sistem setelah melalui proses pemeriksaan akhir jaringan. Setelah semuanya dilalui, baru kami lanjut dengan pemberian tegangan,” ujar Josua.

Dari sisi ketersediaan daya, saat ini Pulau Lombok memiliki daya mampu listrik sebesar 376 Megawatt (MW) dengan beban puncak sebesar 270 MW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 106 MW.

Ada sejumlah tantangan yang harus diselesaikan oleh PLN dalam proyek ini, karena harus bekerja di masa pandemi Covid-19.

Pengerjaan proyek pada kondisi pandemi Covid-19 harus memastikan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), disertai protokol kesehatan untuk menjamin keamanan dan keselamatan para pekerja.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X