Kemenparekraf MoU dengan PLN, Dukung Pengembangan Destinasi Wisata Tanah Air

- Rabu, 29 September 2021 | 13:30 WIB
Kemenparekraf dan PLN berkolaborasi mendukung pengembangan destinasi wisata di Indonesia. (suaramerdeka.com / dok)
Kemenparekraf dan PLN berkolaborasi mendukung pengembangan destinasi wisata di Indonesia. (suaramerdeka.com / dok)

“Kami juga berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjamin kemudahan akan penyediaan listrik yang andal, berkualitas, dengan tarif kompetitif, serta bisa mendapatkan opsi pemenuhan energi terbarukan melalui Renewable Energy Certificate (REC),” ucap Zulkifli Zaini.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Vinsensius Jemadu mengapresiasi kolaborasi dengan PLN. Salah satu bentuk kolaborasi ini adalah pengembangan 10 DPP dan lima DPSP.

Kerja sama ini juga untuk mengimplementasikan Peraturan Presiden No.18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024.

Antara lain terdapat 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, delapan Destinasi Pariwisata Pengembangan, dan 1 Revitalisasi Destinasi Pariwisata.

Perjanjian ini merupakan perpanjangan dari kerja sama yang sudah ditandatangani sebelumnya dan akan berakhir di 27 Oktober 2020.

Sebelum penandatanganan MoU, dilakukan diskusi panel sesi IV bertajuk Revitalisasi Destinasi Pariwisata dan Infrastruktur Ekonomi Kreatif yang juga menjadi bagian dari Rakornas Kemenparekraf/Baparekraf juga digelar secara virtual.

Selain mendukung pemenuhan pasokan listrik yang cukup, PLN juga mendukung pengembangan lima destinasi prioritas seperti Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Total nilai bantuan sepanjang tahun 2020 hingga 2021 mencapai Rp 4,3 Miliar yang diwujudkan melalui kegiatan pengembangan desa wisata, pengembangan Rumah BUMN, pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X