Langgar Aturan, Pelaku Usaha Dapat Dikenai Denda Rp1 Miliar

- Selasa, 28 September 2021 | 18:29 WIB
Kepala Kantor Wilayah VII KPPU Yogyakarta, Muhammad Hendry Setiawan (tengah) bersama dengan jajarannya saat bersilaturahmi ke kantor redaksi Suara Merdeka di Jalan Kawi No.29, Wonotingal, Candisari, Selasa (28/9). (suaramerdeka.com/dok)
Kepala Kantor Wilayah VII KPPU Yogyakarta, Muhammad Hendry Setiawan (tengah) bersama dengan jajarannya saat bersilaturahmi ke kantor redaksi Suara Merdeka di Jalan Kawi No.29, Wonotingal, Candisari, Selasa (28/9). (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mewanti-wanti agar para pelaku usaha untuk tidak melanggar aturan yang ada.

Aturan yang dimaksud yaitu berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Menurut aturan tersebut, terdapat 36 aturan perilaku yang dilarang bagi pelaku usaha di Indonesia. Jika ditemukan melakukan pelanggaran, pelaku usaha dapat dikenai denda minimal Rp1 Miliar.

Kepala Kantor Wilayah VII KPPU Yogyakarta, Muhammad Hendry Setiawan, mengatakan, setidaknya ada tiga bagian yang mengatur perilaku yang dilarang tersebut.

Baca Juga: Ringankan Beban Masyarakat, Hendi Gratiskan TPU Milik Pemkot Semarang

Meliputi perjanjian yang dilarang, kegiatan yang dilarang, dan posisi dominan. Bagi pelaku usaha yang melakukan pelanggaran akan diproses secara hukum setelah melalui sejumlah tahapan.

Mulai dari klarifikasi laporan, penyelidikan, hingga persidangan di KPPU. Bila pelaku usaha dinyatakan bersalah, KPPU memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi.

"Pemberian sanksi meliputi pembatalan perjanjian hingga pemberian sanksi administrasi berupa denda minimal Rp1 Miliar dan maksimal 10 persen dari penjualan produk."

"Hanya saja, ada pengecualian bagi usaha kecil, koperasi yang khusus melayani anggota, serta perusahaan yang menjalankan kewenangan UU," ujar dia, saat bersilaturahmi ke kantor redaksi Suara Merdeka di Jalan Kawi No.29, Wonotingal, Candisari, Selasa, 28 September 2021.

Baca Juga: Kemenkop UKM dan UNIQLO Jalin Kerja Sama, Teten Masduki: UMKM Butuh Pendekatan Marketing

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

KPR Danamon Raih Properti Indonesia Award 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:12 WIB
X