Terhimpit Pandemi, Capaian Pajak Hiburan di Sleman Rendah

- Selasa, 28 September 2021 | 14:13 WIB
Pajak (foto ilustrasi: pikiran rakyat)
Pajak (foto ilustrasi: pikiran rakyat)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Menjelang akhir triwulan tiga tahun 2021, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Sleman masih meleset dari target.

Sampai dengan Selasa (28/9), capaian PAD sebesar Rp 557,9 miliar dari target Rp 742,5 miliar.

Jika diprosentase, baru sekitar 75,13 persen. Pemasukan tertinggi berasal dari sektor pajak senilai Rp 357,1 miliar.

Baca Juga: Sinergi Hippindo dan Kadin Jawa Tengah Serap Produk UMKM

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Haris Sutarta mengatakan dari 10 komponen pajak daerah, rata-rata sudah tercapai 75 persen.

Realisasi paling rendah adalah pajak hiburan, dan pajak mineral bukan logam dan batuan.

"Ada beberapa item yang capaiannya masih rendah karena kondisi pandemi Covid-19 sangat memberikan pengaruh," kata Haris, Selasa, 28 September 2021.

Baca Juga: Pemerintah Dukung Permodalan bagi UMKM untuk Menopang Perekonomian Nasional

Dicontohkan pada sektor hiburan, banyak tempat usaha yang berhenti beroperasi di masa PPKM padahal pemasukan paling banyak bersumber dari bioskop.

Imbasnya, capaian pajak menjadi rendah.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Optimis Konsisten, Tren Kiprah Investor Muda Melambung

Minggu, 17 Oktober 2021 | 06:40 WIB

Mitra10 Ekspansi Gerai Ke-41 di Semarang

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:24 WIB
X