Dolar Menguat untuk Sesi Kedua Berturut-turut Usai Kenaikan Imbal Hasil Obligasi

- Selasa, 28 September 2021 | 10:00 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS menjelang sejumlah pembicara Federal Reserve minggu ini membuat dolar AS menguat untuk sesi kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB)

Kenaikan juga diperlihatkan indeks dolar, yang mengukur mata uang AS terhadap enam rival utamanya, sebesar 0,1 persen menjadi 93,37.

Imbal hasil obligasi dapat menegaskan ekspektasi dimulainya pengurangan pembelian aset sebelum akhir tahun.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang jadi acuan mencapai level tertinggi tiga bulan di 1,516 persen pada Senin awal pekan ini.

Baca Juga: Dahlan Iskan: Aturan Tender Menghambat Penemuan Teknologi Baru di Indonesia

Senin, para pejabat Fed, termasuk satu anggota dewan berpengaruh, mengaitkan pengurangan pembelian obligasi bulanan Fed dengan pertumbuhan pekerjaan yang berkelanjutan, dengan laporan ketenagakerjaan September sekarang menjadi pemicu potensial untuk "tapering" obligasi bank sentral.

Ketua Fed Jerome Powell, akan bergabung dengan Menteri Keuangan Janet Yellen, berbicara di depan Kongres pada Selasa waktu setempat.

Greenback juga memperpanjang kenaikan setelah data menunjukkan pesanan baru dan pengiriman barang modal utama buatan AS meningkat kuat pada Agustus, naik 0,5 persen di tengah permintaan yang kuat untuk komputer dan produk elektronik.

Tetapi pasar lebih fokus pada pasar surat utang negara AS.

Baca Juga: Harga Minyak Naik Seiring Kekhawatiran Investor soal Pasokan yang Lebih Ketat

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X