Pemerintah Dukung Permodalan bagi UMKM untuk Menopang Perekonomian Nasional

- Senin, 27 September 2021 | 11:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com /ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com /ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Laporan Pengaduan ke Kemenkop UKM per Oktober 2020, sebanyak 39,22 persen UMKM mengalami kendala sulitnya permodalan selama pandemi Covid-19.

Hal ini memperlihatkan bahwa bantuan permodalan bagi UMKM menjadi hal yang penting.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sejak tahun 2020, Pemerintah telah memberikan dukungan bagi UMKM dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). 

Baca Juga: PLN Siap Sambut Investor ke Indonesia, Cadangan Daya Listrik Lebih dari 50 Persen

“Alokasi anggaran yang disediakan untuk klaster Dukungan UMKM adalah sebesar Rp95,87 triliun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech pada acara Bizhare Investment Conference 2021 di Jakarta, secara virtual baru-baru ini.

Airlangga menambahkan, program lainnya yang disiapkan Pemerintah, di antaranya termasuk subsidi bunga, penempatan dana Pemerintah pada bank umum mitra untuk mendukung perluasan kredit modal kerja dan restrukturisasi kredit UMKM, penjaminan kredit modal kerja UMKM, Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung (BT-PKLW), dan insentif PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah.

Pemerintah juga turut serta memberikan dukungan bagi UMKM dari sisi permodalan, melalui program restrukturisasi kredit. Per 31 Juli 2021, tercatat terdapat lebih dari 3,59 juta UMKM telah memanfaatkan program ini dengan nilai sebesar Rp285,17 triliun.

Baca Juga: Tren Bisnis Auto Cuan Diperkenalkan

Menurutnya berbagai program tersebut ditujukan untuk meringankan dampak pandemi terhadap UMKM melalui program bantuan dari sisi permodalan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X