PLN Sediakan Listrik untuk Kapal Sandar, Dukung Pengembangan Pelabuhan Ramah Lingkungan

- Sabtu, 25 September 2021 | 11:24 WIB
PT PLN menghadirkan layanan kelistrikan untuk kapal sandar. (suaramerdeka.com / dok)
PT PLN menghadirkan layanan kelistrikan untuk kapal sandar. (suaramerdeka.com / dok)

MANADO, suaramerdeka.com - PT PLN (Persero) terus berinovasi dan menghadirkan layanan kelistrikan di sektor kelautan dan perikanan.

Terbaru, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Manado (UP3 Manado) resmi meluncurkan Stasiun Penyedia Listrik Kapal Sandar (SPLiKS) yang merupakan hasil sinergi dengan PT Pelabuhan IV Manado.

Kehadiran SPLiKS ini menjadi bagian dari program Electrifying Marine dalam upaya PLN mendukung pengembangan Pelabuhan Ramah Lingkungan atau Green Port.

Green port sendiri merupakan konsep baru pengembangan pelabuhan berkelanjutan yang terintegrasi dengan aspek kelestarian lingkungan, konservasi energi, community development, dan kepentingan ekonomi dari pelabuhan.

Baca Juga: Hari Agraria Momentum Wujudkan Pelayanan Makin Profesional, Dukung UUCK

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UIW Suluttenggo), Leo Basuki menuturkan bahwa kehadiran SPLiKS dapat menjadi opsi baru pengisian daya bagi pelaku usaha perairan yang aktivitas serta operasionalnya banyak dilakukan di pelabuhan.

“Ini salah satu bentuk pelaksanaan tugas oleh Negara untuk melistriki. PLN Suluttenggo hadir di Pelabuhan untuk mendukung aktivitas masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan,” ucap Basuki

Basuki menjelaskan bahwa pengembangan green port membutuhkan keandalan listrik yang terjaga.

PLN berkomitmen mendukung Pelabuhan Indonesia IV Manado untuk masuk dalam fase ini dan membuka peluang bagi unit pelindo lainnya yang ingin sama-sama membangun green port.

Baca Juga: Gus Yaqut: Islam Menghargai Ahklak-akhlak yang Sudah Ada Sebelumnya

Melalui inovasi SPLiKS, PLN menghadirkan listrik yang juga memberi manfaat dan keuntungan bagi pihak pemilik kapal.

Terlebih dalam penghematan pemakaian solar, pemeliharaan genset serta dapat membantu meringankan beban Pemerintah dalam memberikan subsidi solar.

SPLiKS di Manado sendiri dibangun berdasarkan hasil survei di lapangan dan berfungsi menggantikan peran genset saat kapal bersandar untuk menunggu penumpang maupun saat terjadi naik turun muatan barang.

Basuki juga menyebut keuntungan ekonomi lain menggunakan SPLiKS adalah efisiensi biaya operasional hingga 41 persen.

Baca Juga: Ikuti Bimtek, Penyuluh Informasi Publik Didorong Makin Semangat

Di mana dengan menggunakan listrik dari SPLiKS, pelanggan cukup membayar Rp. 1.650 per kWh, jauh lebih murah dibandingkan menggunakan genset yang tarifnya Rp. 2.800 per kWh.

“Total pemakaian dapat dilihat oleh pelanggan langsung melalui struk yang dikeluarkan dari SPLiKS, sehingga lebih transparan.

Sistem stop kontak yang bersifat universal juga cukup memudahkan sehingga siapa saja dapat menggunakannya,“ tutup Basuki.

SPLiKS merupakan terobosan dan pengembangan layanan kelistrikan dari Anjungan Listrik Mandiri (ALMA).

Melalui SPLiKS, pelanggan dapat mengetahui berapa kwh yang dipakai saat penggunaan.

SPLiKS dilengkapi dengan tombol start dan stop untuk memulai dan menghentikan pengisian daya.

Sementara tombol print berfungsi untuk mencetak struk pemakaian energi listrik.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia IV Manado, Rudi Hartono pun mengapresiasi kehadiran PLN yang berinovasi dan mendorong transformasi Pelabuhan agar menjadi lebih efisien dan lebih bersih, sehingga terbangun kondisi yang menjadikan Pelabuhan Manado masuk ke dalam kategori green port.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X