Gangguan Produksi Global Buat Harga Minyak Naik untuk Minggu Ketiga Berturut-turut

- Sabtu, 25 September 2021 | 09:12 WIB
Ilustrasi Kilang Minyak dan Gas Bumi (Janrune Smenes Reute/Pexels)
Ilustrasi Kilang Minyak dan Gas Bumi (Janrune Smenes Reute/Pexels)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Gangguan produksi global membuat harga minyak naik untuk minggu ketiga berturut-turut ke level tertinggi hampir tiga tahun pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).

Selain, gangguan juga memaksa perusahaan-perusahaan energi untuk menarik sejumlah besar minyak mentah dari persediaan mereka.

Untuk pengiriman November, minyak mentah berjangka Brent bertambah 84 sen atau 1,1 persen, menjadi menetap di 78,09 dolar AS per barel.

Lalu untuk pengiriman November, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 68 sen atau 0,9 persen, menjadi ditutup di 73,98 dolar AS per barel.

Baca Juga: Kejutkan Penggemar, Ternyata MS Sudah Update Marvel Studios Phase 4

Level tersebut merupakan penutupan tertinggi untuk Brent sejak Oktober 2018 dan untuk WTI sejak Juli 2021.

Kemudian, kenaikan minggu ketiga untuk Brent dan yang kelima untuk WTI sebagian besar karena gangguan produksi Pantai Teluk AS akibat Badai Ida pada akhir Agustus.

​​​​​​​penjualan publik pertama dari cadangan minyak mentah negara di China sedikit meredam reli.

"Karena harga minyak berada di jalur untuk ditutup dengan kenaikan mingguan lagi, pasar menilai dampak gangguan pasokan yang berkepanjangan, dan kemungkinan penarikan penyimpanan yang akan diperlukan untuk memenuhi permintaan kilang-kilang," kata Louise Dickson, analis pasar minyak senior di Energi Rystad.

Baca Juga: Pengaturan Sistem Kerja ASN: WFO Diprioritaskan untuk Pegawai yang Sudah Divaksin

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Naik di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:48 WIB

Tekan Biaya Operasional Logistik dengan Dexlite

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:24 WIB
X