Simplifikasi Tier Cukai Bukan Penyederhanaan, Namun Pengurangan Golongan Tembakau

- Sabtu, 25 September 2021 | 06:45 WIB
Kenaikan tarif cukai hasil tembakau alias cukai rokok pada 2022 menyulitkan para petani tembakau dan cengkih.  (istimewa)
Kenaikan tarif cukai hasil tembakau alias cukai rokok pada 2022 menyulitkan para petani tembakau dan cengkih. (istimewa)

Sahminudin memaparkan, Kalau simplifikasi jadi dilakukan, dari 10 golongan cukai akan dijadikan empat cukai hasil tembakau.

Bahkan nanti kemungkinan menjadi satu jenis cukai hasil tembakau.

Berarti industri rokok yang memproduksi rokok dengan jumlah sedikit pun harus membayar cukai rokok sama besarnya dengan industri besar.

“Lama lama ini akan mematikan pabrik pabrik rokok kecil. Perusahaan rokok yang memproduksi rokok dengan jumlah kecil disamakan bayar cukainya dengan pabrik rokok besar. Pabrik rokok kecil akan mati."

"Otomatis penyerapan tembakau juga menjadi sedikit. Dan hanya diserap satu peruahaan rokok besar. Kalau sudah satu perusahaan rokok berarti itu monopoli. Perusahaan rokok yang melakukan monopoli itu, bisa dengan seenaknya menentukan harga beli tembakau petani. Ini berbahaya” papar Sahminudin.

Ditambahkan Ketua APTI NTB, tahun 2007 jumlah golongan rokok cukai hasil tembakau ada 25-30 golongan, dilakukan simplikasi menjadi 10.

Akibat simplifikasi jumlah pabrik atau perusahaan rokok yang semula 4.793 tahun 2008 langsung drop pabrik rokok menjadi 3.295.

Dilakukan simplifikasi terus saat ini perusahaan atau pabrik rokok tinggal 456 pabrik.

“Simplifikasi dilakukan mulai tahun 2008 sampai 2018. Setiap tahun dilakukan pengurangan golongan Cukai Hasil Tembakau. Sampai sekarang jumlahnya menjadi 10. Akibatnya pabrik rokok tinggal 456 pabrik rokok."

"Pabrik rokok yang lain mati karena gak tahan bayar cukai rokok dan persyaratan pendirian keberadaan pabrik rokok. Otomatis tenaga kerja kehilangan lapangan pekerjaan," Papar Sahminudin.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X