Naiknya Imbal Hasil Obligasi AS Buat Harga Emas Anjlok di Akhir Perdagangan

- Jumat, 24 September 2021 | 07:45 WIB
ilustrasi emas. (pixabay)
ilustrasi emas. (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan selera terhadap aset-aset berisiko membuat harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB),

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, anjlok 29 dolar AS atau 1,63 persen menjadi ditutup pada 1.749,80 dolar AS per ounce.

Nilai ini menjadi penyelesaian kontrak emas terendah dalam lebih dari enam minggu.

Rabu 22 September lalu, emas berjangka naik tipis 0,6 dolar AS atau 0,03 persen menjadi 1.778,80 dolar AS, setelah melonjak 14,4 dolar AS atau 0,82 persen menjadi 1.778,20 dolar AS pada Selasa 21 September 2021.

Baca Juga: Antisipasi Perubahan Iklim, Presiden: Rehabilitasi Mangrove Harus Dilakukan

Awal pekan ini, emas juga terangkat 12,40 dolar AS atau 0,71 persen menjadi 1.763,80 dolar AS.

Kenaikan obligasi tak lepas dari para investor terus memposisikan diri untuk kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan oleh Federal Reserve AS.

"Kami telah melihat imbal hasil naik, terutama suku bunga riil, dan itu menyeret emas lebih rendah," kata ahli strategi komoditas TD Securities, Daniel Ghali.

Bank sentral AS mengatakan pada Rabu 22 September 2021 kemungkinan akan mulai mengurangi pembelian obligasi segera setelah November dan mengisyaratkan kenaikan suku bunga mungkin mengikuti lebih cepat dari yang diperkirakan.

Baca Juga: Liga Italia: Napoli Menang Telak 4-0 di Kandang Sampdoria

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X