Bank Indonesia Kumandangkan Sinergi Pengembangan Ekonomi Syariah

Red
- Kamis, 23 September 2021 | 20:50 WIB
Bank Indonesia Kumandangkan Sinergi Pengembangan Ekonomi Syariah. (suaramerdeka.com/dok)
Bank Indonesia Kumandangkan Sinergi Pengembangan Ekonomi Syariah. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - FAJAR Festival Jateng Syariah merupakan salah satu upaya akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang dilakukan melalui pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang berdaya tahan, inklusif, dan berkesinambungan.

Bank Indonesia melakukan penguatan ekonomi syariah salah satunya dengan konsisten menggelar Islamic Sharia Economic Festival (ISEF) dan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) sejak 2014.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan FAJAR sebagai kegiatan road to FESyar yang bertema "Sinergi Korporatisasi Ekonomi Syariah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional".

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jateng Pribadi Santosa mengungkapkan, rangkaian kegiatan FAJAR 2021 tidak hanya untuk menggaungkan ekonomi dan keuangan syariah kepada masyarakat Jateng, tetapi juga menjadi sarana edukasi serta ruang pengembangan usaha.

Baca Juga: Laga Perdana PON Papua Berjalan Lancar Meski Masih Ada Kekurangan

"Penyelenggaraan FAJAR juga mendorong lembaga keuangan syariah, pelaku usaha syariah, pondok pesantren, dan penggiat ekonomi syariah di Jateng untuk terus mengembangkan usaha mereka dengan melakukan fasilitasi kerja sama dan peningkatan sinergitas antar kementerian atau lembaga," ungkap Pribadi saat pembukaan kegiatan secara virtual, Rabu, 22 September 2021.

Acara seremoni ini dihadiri juga diantaranya oleh perwakilan Komisi XI DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah Fathan Subchi, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, beserta pimpinan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lembaga Keuangan, Pimpinan dan anggota Pondok Pesantren, Pimpinan Organisasi Masyarakat, serta dari asosiasi juga pelaku UMKM.

Sebagai informasi, sejumlah rangkaian acara FAJAR telah disiapkan. Mulai dari pre-event seperti Kuliah Muamalah Usaha Syariah (KAMUS) yakni capacity building kepada para pelaku usaha syariah dan pondok pesantren.

Baca Juga: 2,77 Persen Sekolah Timbulkan Klaster, Wiku Minta PTM Ditutup Jika Ada Temuan Kasus Baru

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPR Danamon Raih Properti Indonesia Award 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:12 WIB
X