Aparat Gabungan Pantau Harga Rempah-rempah di Pasar Kunduran

- Senin, 9 Maret 2020 | 19:37 WIB
PANTAU HARGA: Aparat gabungan dari Polsek dan Koramil Kunduran memantau harga rempah-rempah di pasar (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
PANTAU HARGA: Aparat gabungan dari Polsek dan Koramil Kunduran memantau harga rempah-rempah di pasar (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com - Aparat gabungan dari Polsek dan Koramil Kunduran, turun ke pasar memantau harga rempah-rempah di pasar rakyat Kecamatan Kunduran, Senin, (9/3). Hasilnya, harga rempah-rempah seperti jahe, temulawak, kunir, sere dan jeruk nipis masih stabill.

Terpantau, harga rempah-rempah dimaksud, jahe berkisar Rp 30.000 / Kg, Sere Rp 12.000 / Kg, Temulawak Rp 20.000 / Kg,  Kunir Rp 12.000 / Kg dan Jeruk nipis Rp 20.000 / Kg.

Kapolsek Kunduran, Iptu Lilik Sukaryono,SH mengatakan, jajarannya bersama petugas dari Koramil Kunduran, memantau harga rempah-rempah untuk menjaga kestabilan harga. ''Pemantauan dilakukan untuk menjaga kestabilan harga. Jika ditemukan ada spekulan yang menimbun bahan tersebut, akan kami tindak sesuai dengan aturan yang ada,'' tandas Iptu Lilik.

Saat memantau di pasar tradisional Kunduran, aparat gabungan menyisir los penjual rempah-rempah. Sumini, salah satu pedangan rempah asal kelurahan Kunduran RT 05/01 mengatakan bahwa harga jual rempah-rempah sampai saat ini tidak ada kenaikan. ''Harganya masih stabil, dan stoknya juga masih aman,'' tutur Sumini.

Editor: Andika

Tags

Terkini

X