Fed Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga, Emas Merangkak Naik

- Kamis, 23 September 2021 | 08:12 WIB
ilustrasi emas (pixabay)
ilustrasi emas (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Federal Reserve AS mengisyaratkan kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan membuat emas merangkak naik dalam perdagangan yang bergejolak pada Rabu (Kamis pagi WIB).

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, naik tipis 0,6 dolar AS atau 0,03 persen, menjadi ditutup pada 1.778,80 dolar AS per ons.

Selasa 21 September, emas berjangka juga melonjak 14,4 dolar AS atau 0,82 persen menjadi 1.778,20 dolar AS.

Awal pekan ini, emas berjangka juga terangkat 12,40 dolar AS atau 0,71 persen menjadi 1.763,80 dolar AS.

Baca Juga: PT BKK Jateng Kerja Sama dengan REI, Tak Takut Bersaing dengan Bank Penyalur KPR

Pekan lalu, emas malah jatuh 5,3 dolar AS atau 0,3 persen menjadi 1.751,40 dolar AS pada Jumat 17 September 2021, dan anjlok 38,1 dolar AS atau 2,12 persen menjadi 1.756,70 dolar AS pada Kamis pekan lalu.

Federal Reserve juga mengisyaratkan pelonggaran pembelian obligasi pada pertengahan tahun depan.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pengurangan pembelian obligasi atau tapering dapat dilakukan pada pertengahan 2022.

Hal itu menyusul pernyataan dari bank sentral yang juga mengisyaratkan kenaikan suku bunga mungkin mengikuti lebih cepat dari yang diperkirakan.

Baca Juga: Donor Akan Menjadi Kegiatan Tahunan, Agar Kebutuhan Darah Dipenuhi

"Itu cukup samar sebelum Powell menguraikan jadwal waktu untuk tapering dan penjelasan yang dia berikan membebani emas," kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang lebih tinggi, tetapi kenaikan suku bunga Fed akan menumpulkan daya tarik emas karena hal itu akan meningkatkan peluang kerugian memegang logam yang tidak memberikan imbal hasil.

Menyusul pernyataan tersebut, dolar juga bergerak naik terhadap para pesaingnya, membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Setelah pernyataan kebijakan Federal Reserve, emas naik lebih jauh dalam perdagangan elektronik setelah pernyataan kebijakan Federal Reserve.

Analis pasar berpendapat bahwa tidak adanya pernyataan yang lebih hawkish tampaknya mengurangi ketakutan yang tersisa bagi para pedagang emas.

Untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 29,6 sen atau 1,31 persen, menjadi ditutup pada 22,907 dolar AS per ons.

Kemudian, platinum untuk pengiriman Oktober naik 50,3 dolar atau 5,29 persen, menjadi ditutup pada 1,001,1 dolar AS per ons.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X