Fed Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga, Emas Merangkak Naik

- Kamis, 23 September 2021 | 08:12 WIB
ilustrasi emas (pixabay)
ilustrasi emas (pixabay)

"Itu cukup samar sebelum Powell menguraikan jadwal waktu untuk tapering dan penjelasan yang dia berikan membebani emas," kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang lebih tinggi, tetapi kenaikan suku bunga Fed akan menumpulkan daya tarik emas karena hal itu akan meningkatkan peluang kerugian memegang logam yang tidak memberikan imbal hasil.

Menyusul pernyataan tersebut, dolar juga bergerak naik terhadap para pesaingnya, membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Setelah pernyataan kebijakan Federal Reserve, emas naik lebih jauh dalam perdagangan elektronik setelah pernyataan kebijakan Federal Reserve.

Analis pasar berpendapat bahwa tidak adanya pernyataan yang lebih hawkish tampaknya mengurangi ketakutan yang tersisa bagi para pedagang emas.

Untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 29,6 sen atau 1,31 persen, menjadi ditutup pada 22,907 dolar AS per ons.

Kemudian, platinum untuk pengiriman Oktober naik 50,3 dolar atau 5,29 persen, menjadi ditutup pada 1,001,1 dolar AS per ons.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X