Harga Naik di Akhir Perdagangan, Emas Hentikan Kerugian 3 Hari Beruntun

- Selasa, 21 September 2021 | 08:12 WIB
ilustrasi emas (pixabay)
ilustrasi emas (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Emas menghentikan kerugian tiga hari beruntun setelah harganya mengalami kenaikan pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB).

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif di Divisi Comex New York Exchange, terangkat 12,40 dolar AS atau 0,71 persen menjadi ditutup pada 1.763,80 dolar AS per ounce.

Akhir pekan lalu atau Jumat 17 September 2021, emas berjangka jatuh 5,3 dolar AS atau 0,3 persen menjadi 1.751,40 dolar AS dan kehilangan 2,3 persen untuk minggu lalu.

Sehari sebelumnya, emas berjangka anjlok 38,1 dolar AS atau 2,12 persen menjadi 1.756,70 dolar AS usai merosot 12,3 dolar AS atau 0,68 persen menjadi 1.794,8 dolar AS pada Rabu 15 September 2021.

Baca Juga: Makanan Tambahan Sering Diabaikan Peternak Kambing, Praktisi: Kandang Saja Tak Diperhatikan

Kenaikan harga emas kali ini tak lepas dari kekhawatiran tentang solvabilitas kelompok properti China Evergrande memicu pelarian ke aset safe-haven.

Namun tetapi keuntungannya dibatasi oleh penguatan dolar AS menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve AS.

"Investor bergegas mengamankan obligasi karena meningkatnya kekhawatiran gagal bayar (default) oleh Evergrande, mendorong penurunan imbal hasil yang membantu mendorong emas lebih tinggi," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities.

“Orang-orang bereaksi terhadap apa yang terjadi di China, tetapi pertemuan Fed minggu ini juga penting. Apa pun yang menunjukkan tapering yang cukup awal akan keluar dari konsensus dan itu berarti koreksi yang cukup signifikan pada harga emas,” kata Melek.

Baca Juga: Gandeng LPPM Stekom, Stiepari Kupas Strategi Menyusun Proposal Hibah Penelitian

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X