Panen Raya Bawang Merah, Berharap Harga Tak Anjlok

- Selasa, 11 Februari 2020 | 22:15 WIB
Tim Dispertan Boyolali panen raya bawang merah di Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Selasa (11/2). (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)
Tim Dispertan Boyolali panen raya bawang merah di Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Selasa (11/2). (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Para petani di Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, sedang panen raya bawang merah. Tahun ini hasil panen lumayan bagus dengan harga relatif stabil. Petani berharap pada hari-hari panen raya harga ini tidak anjlok.

‘’Khusus untuk Desa Tarubatang ini ada 100 hektare lebih. Kondisi pertanaman bagus, terlihat dari umbinya besar besar, dengan produksi delapan sampai sembilan ton/ hektare,’’ kata Kepala Dispertan Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto.

Dengan kondisi lahan yang subur, bawang merah ini tumbuh bagus di areal kebun dan ladang petani di desa itu seluas 385 hektare. Tanaman tersebar di lereng Gunung Merapi-Merbabu, Kecamatan Selo.

Hasil panen bawang merah kemudian dijual dengan harga kisaran Rp 10.000/kg. Petani berharap melalui panen raya ini dapat mengantisipasi inflasi khususnya komoditas bawang merah di Soloraya.

‘’Mudah-mudahan petani semakin bagus saat mengelola bawang merah. Tapi khusus bawang merah agar menggunakan teknologi tepat guna dan menggunakan varietas untuk sesuai di wilayah ini,’’ tambahnya.

Kabupaten Boyolali pada 2019 bisa menanam bawang merah di lahan seluas 1.000 hektare dengan panen delapan hingga 10 ton per hektare. Diharapkan tahun ini hasil produksi bawang merah bisa lebih baik.

Wakil Ketua Kelompok Tani Jaya Manunggal, Suyatmi mengungkapkan, panen tahun ini memuaskan. Hasil pertanian bawang merah di kebunnya bisa dipanen sesuai harapan. Namun, para petani berharap pemerintah terus memberikan pemdampingan kepada petani.

‘’Pemerintah kami harapkan bisa membimbing petani agar mampu  memanfaatkan hasil produksi menjadi lebih bernilai ekonomis. Diharapkan juga harga jual juga tidak anjlok saat panen raya ini,’’ pungkasnya.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X