Menteri KKP Pastikan Pemerintah Akan Permudah Akses Modal

- Kamis, 26 Desember 2019 | 11:00 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Selain percepatan perizinan, Menteri KKP Edhy Prabowo juga memastikan bahwa Pemerintah akan mempermudah akses modal bagi pelaku usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Jangan khawatir. Pemerintah sekarang sudah memberikan keringanan KUR yang tadinya Rp 25 juta sudah ditingkatkan Pak Presiden bisa sampai Rp 50 juta. Bunganya pun sudah diturunkan dari tujuh persen menjadi enam persen saja. Tak hanya itu, pinjaman mikro senilai Rp 50 juta ke bawah tak lagi memerlukan agunan,” tambah Menteri Edhy.

Ia menjelaskan, kredit usaha ini juga tersedia untuk perorangan. Pelaku usaha hanya perlu meyakinkan bank pemberi kredit dengan kelengkapan yang disyaratkan. Menteri Edhy menyatakan, KKP pun akan turut melakukan pendampingan untuk membantu dalam prosesnya. Untuk itu, ia mendorong para pelaku usaha. “Baik untuk pelaku usaha industri, budidaya, UKM, maupun penangkapan ikan. Termasuk kalau Anda mau menanam pohon atau usaha kawasan wisata,” tukasnya.

Di samping itu, KKP juga memiliki program Badan Layanan Umum Lembaga Pengelolaan Modal Usaha Kelautan (BLU LPMUKP). Program ini merupakan payung cadangan apabila pelaku usaha menghadapi kesulitan dalam mendapatkan KUR. Namun, Pemerintah mendorong agar KUR menjadi prioritas untuk saat ini.

Dengan berbagai upaya ini, Menteri Edhy mendorong anak-anak muda untuk terjun berwirausaha memanfaatkan peluang sektor kelautan dan perikanan yang ada. “Tidak hanya kita memproduksi, tapi juga ada nilai tambah yang kita ciptakan,” ucap Menteri Edhy.

Sejalan dengan itu, Kepala BRSDM Sjarief Widjaja berharap, acara “Temu Stakeholders Pendidikan dan Bisnis Kelautan dan Perikanan” dapat membangkitkan semangat generasi muda untuk menjadi entrepreneur dan membangun start-up di sektor kelautan dan perikanan untuk berkontribusi menurunkan angka penggangguran. Guna mendukungnya, KKP melalui BRSDM telah membangun sebuah platform jejaring bisnis bernama JALA (Jejaring Alumni Pendidikan Kelautan dan Perikanan).

“Platform ini bertujuan untuk menghubungkan stakeholder, peserta didik, dan alumni di bidang usaha kelautan dan perikanan. Semoga  segala hal baik yang kami  upayakan ini dapat memberikan output dan outcome yang cukup berarti dalam mewujudkan SDM maju di sektor kelautan dan perikanan,” tutup Sjarief.

Editor: Andika

Tags

Terkini

X