Ridwan Kamil Jadi Juru Lelang UMKM di Bali, Kerajinan Tangan Tembus Ratusan Juta

- Senin, 20 September 2021 | 15:14 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendadak menjadi juru lelang UMKM di Bali. (suaramerdeka.com/dok)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendadak menjadi juru lelang UMKM di Bali. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendadak menjadi juru lelang produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Bali.

Sebelum meresmikan program “Beli Bali” dari Pemprov Jabar di Rumah Sanur, pria yang akrap disapa Kang Emil itu menawarkan aneka kerajinan tangan produk UMKM kepada undangan para nasabah prioritas Bank bjb di salah satu hotel di Bali, baru-baru ini.

Hasilnya pun tidak disangka. Hanya hitungan jam, kerajinan gelang perak dan bros yang biasa dibuat I Made Suardita terjual Rp 100 juta.

Kang Emil bermaksud mendorong kebangkitan ekonomi UMKM Bali yang terdampak Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Simulasi Tahap Pertama: Pengelola TKL Diberi Catatan, Anak di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Masuk

Adapun produk yang terjual beranekaragam, seperti satu set perhiasan perak Suardita Silver.

Ada pula kain tenun syal Sari Bhakti, sepatu Ni Luh Djelantik, serta gelang kayu-wadah perak Krisna Silver Sanur.

Omzet yang didapat para pengrajin itu seketika mendadak melesat. Gelang dan bros perak kreasi Suardita, yang dibandrol pada pembukaan lelang hanya lima jutaan, melonjak 20 kali lipat.

Suardita merasa senang dan bersyukur atas kepedulian Ridwan Kamil terhadap UMKM Bali.

Baca Juga: Lisa Blackpink Tonton Video Klipnya Sendiri, Begini Reaksinya

Selama hampir dua tahun, ia mengaku tak mendapat order akibat pandemi Covid-19.

"Apa yang dilakukan Kang Emil sangat berarti bagi para pelaku UMKM Bali. Kerja sama ekonomi ini sangat menguntungkan," ujar Suardita yang sudah lebih dari 20 tahun menggeluti kerajian tangan rumahan.

Di antara hasil kerajinan pria berusia 53 tahun itu mulai seni ukir, wayang kulit Bali sampai kerajinan perak.

Ia yang memiliki outlet di Singapadu, Gianyar, mengaku usaha kerajinan perak yang digarapnya merupakan rintisan generasi pertama dan dikerjakan secara bersama-sama.

Baca Juga: Internet Indihome dan Telkomsel Lambat, Gangguan Kabel Laut jadi Penyebab

"Bahan baku perak yang digunakan banyak tersedia. Selama ada modal, mudah kami peroleh. Tinggal ada order atau tidak, di situ yang penting," sebutnya.

Sementara itu, Kang Emil menegaskan apa yang dilakukan Pemprov Jabar merupakan bentuk sinergisitas dan keseriusan.

Pihaknya sekaligus ingin menggairahkan kembali sektor UMKM di Bali, usai terhantam pandemi Covid-19.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSN Bikin Etalase Digital Produk UKM Ber-SNI

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:25 WIB

Ganjar Melapak, UMKM Kembali Tersenyum

Sabtu, 20 November 2021 | 11:24 WIB

32.620 Debitur di Magelang Terima Pinjaman Ultra Mikro

Minggu, 14 November 2021 | 21:30 WIB
X