Dolar Capai Level Tertinggi dalam 3 Minggu Usai Penjualan Ritel AS Membaik

- Sabtu, 18 September 2021 | 09:12 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

Spekulasi tentang tapering Fed tahun ini meningkat setelah penjualan ritel AS secara tak terduga meningkat pada Agustus, data menunjukkan pada Kamis 16 September, naik 0,7 persen dari bulan sebelumnya meskipun ekspektasi untuk penurunan 0,8 persen. Survei sentimen bisnis juga menunjukkan peningkatan besar.

Secara umum, pasar mata uang sepi pada Jumat 17 September 2021 dengan para pedagang enggan untuk mengambil posisi baru menjelang pertemuan penting sejumlah bank sentral minggu depan termasuk Fed, bank sentral Jepang dan bank sentral Inggris.

Dolar naik 0,5 persen terhadap franc Swiss pada 0,9320 franc, setelah sebelumnya mencapai tertinggi lima bulan di 0,9324 franc.

Penguatan juga ditunjukkan dolar sebesar 0,2 persen menjadi 109,92 yen.

Yen telah menunjukkan reaksi terbatas terhadap persaingan kepemimpinan Partai Demokrat Liberal yang berkuasa, yang secara resmi dimulai pada Jumat 17 September 2021 menjelang pemungutan suara 29 September.

Lalu, dolar juga naik ke level tertinggi dua minggu terhadap yuan di luar negeri dan terakhir naik 0,3 persen pada 6,4711.

Yuan sedang tertekan oleh meningkatnya kekhawatiran tentang sektor real estat China karena investor khawatir raksasa properti China Evergrande bisa gagal membayar kuponnya minggu depan.

Poundsterling Inggris turun 0,4 persen menjadi 1,3738 dolar karena penjualan ritel Inggris di bawah ekspektasi.

Namun, karena investor menyampaikan perkiraan kenaikan suku bunga bank sentral Inggris hingga pertengahan 2022, poundsterling tetap didukung.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X