Aksi Jual yang Tajam, Buat Harga Emas Turun dan Perpanjang Kerugian

- Sabtu, 18 September 2021 | 08:24 WIB
ilustrasi emas (pixabay)
ilustrasi emas (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Aksi jual yang tajam di tengah penguatan dolar membuat harga emas kembali menurun pada akhir perdagangan, Jumat (Sabtu 18 September 2021 pagi).

Penurunan harga emas ini sekaligus memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut

Untuk pengiriman Desember, kontrak harga emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, kembali jatuh pada level 5,3 dolar AS atau 0,3 persen, menjadi ditutup pada 1.751,40 dolar AS per ounce.

Untuk minggu ini, emas berjangka kehilangan 2,3 persen sehingga ditutup pada level terendah sejak 10 Agustus.

Baca Juga: Cloud Jadi Solusi Jalankan Aktivitas Bisnis, Berikan Keunggulan dan Kemudahan

Harga emas berjangka anjlok 38,1 dolar AS atau 2,12 persen menjadi 1.756,70 dolar AS pada Kamis 16 September 2021.

Sebelumnya, emas juga merosot 12,3 dolar AS atau 0,68 persen menjadi 1.794,8 dolar AS pada Rabu 15 September 2021.

Kemudian emas sempat menguat 12,7 dolar AS atau 0,71 persen menjadi 1,807,10 dolar AS pada Selasa 14 September 2021.

Tajamnya aksi penjualan yang tajam membuat semua perhatian investor tertuju pada strategi tapering Federal Reserve (Fed) AS.

Baca Juga: Nusantara CSR Award 2021: Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Raih 11 Penghargaan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X