Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

- Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki  (sm/dok)
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (sm/dok)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyatakan bahwa peran koperasi direvitalisasi sehingga berperan layaknya korporasi.

Karenanya, pihaknya menyarankan koperasi-koperasi untuk merger dan mulai menggarap sektor potensial.

"Seperti kopi, cukup 2-lah. Lainnya gabung saja. Karena saatnya bukan sendiri-sendiri tapi bagaimana koperasi menjadi skala besar, berskala ekonomi," katanya secara daring di sela-sela pelepasan ekspor kopi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah Subang, mitra Bank Indonesia Jabar ke Arab Saudi, Jumat (17/9).

Baca Juga: Kodim Salatiga Bagikan 1.000 Paket Beras ke Kru Angkutan

Menurut dia, dengan peran tersebut akan membuat petani fokus pada garapannya.

Pasalnya, koperasi akan lebih berperan sebagai agregator produk, pengurusan pasar termasuk optimalisasi digitalisasi, harga, hingga integrasi dalam urusan pembiayaan.

Karenanya, pihaknya tengah mengusulkan akses KUR bagi koperasi agregator bisa tembus hingga Rp 20 miliar. Langlah ini diharapkan bisa jadi solusi bagi pembiayaan pangan yang tak menarik bagi perbankan karena kerap macet.

Tak hanya itu, koperasi model baru itu bisa diarahkan untuk efektivitas pemanfaatan pupuk dan benih dengan nilai subsidi triliunan rupiah.

Baca Juga: Disporapar Jateng Minta SDM Pariwisata Ciptakan Tempat Wisata yang Tak Monoton

Pasalnya, koperasi tersebut akan mengurusi proses produksi hingga persoalan pasar termasuk menjadi offtaker.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Pinjol Ilegal Mainkan Psikologi Nasabah

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:31 WIB

Berani Investasi di Pasar Modal/Keuangan?

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:13 WIB
X