Tren Pasar Wisatawan Berubah, Disbudpar Ubah Strategi

- Jumat, 17 September 2021 | 17:18 WIB
Warga beraktivitas di Pasar Bandungan lama, kemarin. Untuk mendukung penataan kawasan  wisata tersebut, rencananya pedagang pasar lama akan direlokasi dan di lokasi itu hendak dibangun ruang terbuka hijau berkonsep pasar wisata lengkap dengan area parkir terpadu. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)
Warga beraktivitas di Pasar Bandungan lama, kemarin. Untuk mendukung penataan kawasan wisata tersebut, rencananya pedagang pasar lama akan direlokasi dan di lokasi itu hendak dibangun ruang terbuka hijau berkonsep pasar wisata lengkap dengan area parkir terpadu. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pandemi Covid-19 telah merubah tren pasar wisatawan. Semula wisatawan datang berombongan jumlah besar, sedangkan saat ini datang dalam kelompok – kelompok kecil.

Kelompok-kelompok kecil ini, merupakan wisatawan yang memiliki minat khusus berupaya mendapatkan pengalaman baru, atau biasa disebut special interest touris.

Hal ini, dijelaskan Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari saat menyapa 45 peserta Pelatihan Pemandu Wisata Outbound, di Golden City Hotel Kotalama, belum lama ini. Olah karena itu, sambuhnya, yang perlu ditekankan saat ini, lebih kepada kualitas dari pada kuantitas wisatawan.

Baca Juga: Merawat Sejarah Kota Bekal Membangunnya di Masa Datang

''Bukan lagi seberapa banyak wisatawan yang datang, karena memang masih ada pembatasan - pembatasan. Namun saat ini, lebih kepada seberapa banyak wisatawan membelanjakan uangnya di Destinasi Pariwisata Kota Semarang. Harapannya pendapatan masyarakat yang juga akan berimbas pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetap tinggi,'' ujar wanita yang akrab disapa Iin.

Seiring dengan perubahan tren pasar wisatawan ini, sambungnya, perlu ada respon. Salah satunya dengan menyiapkan para penyelenggara wisata agar dapat memberikan yang spesial, melalui pelatihan.

Pelatihan Pemandu Wisata Outbound berlangsung 14 - 17 September 2021 di dua lokasi. Untuk sesi kelas di Golden City Hotel sedangkan sesi praktek di Ekowisata Hutan Tinjomoyo. Narasumber berasal dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Kota Semarang dan Asosiasi Experiental Learning Indonesia (AELI) DPD Jawa Tengah.

Baca Juga: Kota Semarang Resmi Buka Kembali Fasilitas Bioskop, Tetap dengan Aturan Prokes ya, Guys!

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mitra10 Ekspansi Gerai Ke-41 di Semarang

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:24 WIB

Pertamina Lubricants Dekatkan Diri dengan Masyarakat

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:08 WIB

Market Corner Goes to School SMKN 10 Semarang

Rabu, 6 Oktober 2021 | 14:47 WIB
X