Data Ritel AS Menguat, Harga Emas Berjangka Menurun

- Jumat, 17 September 2021 | 08:12 WIB
ilustrasi emas (pixabay)
ilustrasi emas (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Menguatnya data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) membuat emas mempercepat penurunannya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi, WIB).

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, anjlok 38,1 dolar AS atau 2,12 persen menjadi ditutup pada 1.756,70 dolar AS per ounce.

Untuk sehari sebelumnya, kemerosotan juga diperlihatkan emas berjangka menjadi 12,3 dolar AS atau 0,68 persen menjadi 1.794,8 dolar AS.

Selasa lalu, emas berjangka terangkat 12,7 dolar AS atau 0,71 persen menjadi 1,807,10 dolar ASsetelah naik 2,3 dolar AS atau 0,13 persen menjadi 1.794,40 dolar AS pada hari Senin 13 September 2021.

Baca Juga: Bupati Demak Monitoring Ujian Kompetensi P3K, Beri Motivasi ke Peseta

Lalu, emas juga melemah 7,9 dolar AS atau 0,44 persen menjadi 1.792,10 dolar AS pada hari Jumat 10 September 2021.

Penguatan data juga mendorong dolar AS lebih tinggi dan memberi amunisi untuk sepekulasi bahwa Federal Reserve dapat mempercepat pengurangan pembelian asetnya.

Departemen Perdagangan AS melaporkan pada hari Kamis (16/9/2021) bahwa penjualan ritel AS naik 0,7 persen yang disesuaikan secara musiman pada bulan Agustus,. menyusul penurunan 1,8 persen pada bulan Juli.

Dolar dan imbal hasil obligasi AS pun terdorong lebih tinggi sehingga mengurangi permintaan emas.

Baca Juga: Peringkat Dunia FIFA: Belgia Masih Teratas, Inggris Tembus Tiga Besar

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X