Indonesia Pegang Presidensi G20, Airlangga: Bisa Tentukan Arah Desain Pemulihan Ekonomi Global

- Kamis, 16 September 2021 | 07:30 WIB
Keterangan Pers Bersama mengenai Presidensi Indonesia di G20 Tahun 2022, Selasa 14 September 2021. (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
Keterangan Pers Bersama mengenai Presidensi Indonesia di G20 Tahun 2022, Selasa 14 September 2021. (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Indonesia memiliki kesempatan untuk ikut menentukan arah desain kebijakan pemulihan ekonomi global setelah untuk pertama kalinya memegang Presidensi G20 sejak G20 didirikan

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) dalam keterangan pers bersama terkait Kesiapan Presidensi Indonesia di G20 Tahun 2022, Selasa 14 September 2021 malam.

“Dengan menjadi Presidensi 2022, Indonesia memiliki kesempatan secara strategis untuk ikut menentukan arah desain kebijakan pemulihan ekonomi global, terutama pada masa pasca pandemi COVID-19 ini,” ungkap Airlangga.

Disampaikan Menko, rangkaian G20 yang berlangsung mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022 ini berjumlah 150 pertemuan yang terdiri dari pertemuan konferensi tingkat tinggi, pertemuan tingkat menteri dan gubernur bank sentral.

Baca Juga: Guru Diajak Membuat Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Tematik Kreatif

Kemudian, pertemuan tingkat sherpa, pertemuan tingkat deputi, pertemuan tingkat working group, dan pertemuan tingkat engagement group, serta side events.

Dengan jumlah delegasi mencapai 500 hingga 5.800 orang, pertemuan akan dilakukan dengan secara daring dan juga fisik karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, pertemuan akan dilakukan secara hybrid dengan mempertimbangkan kondisi pengendalian Covid-19 dan juga dilakukan secara fisik sesuai dengan parameter-parameter yang ada,” ucap Menko Perekonomian.

Baca Juga: Lagi-lagi, Limbah Cemari Sungai Bengawan Solo di Cepu   

Pemerintah, kata Airlangga, memastikan pertemuan side events akan mengikuti parameter kesehatan, menerapkan protokol kesehatan, dan melakukan level asesmen terhadap pandemi sesuai dengan standar WHO.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hendi Dukung UMKM Naik Kelas Lewat Desain Kemasan

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:47 WIB
X