UOB Berdayakan UMKM untuk Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

- Rabu, 15 September 2021 | 18:41 WIB
Presiden Direktur UOB Indonesia, Hendra Gunawan. (dok. UOB Indonesia)
Presiden Direktur UOB Indonesia, Hendra Gunawan. (dok. UOB Indonesia)

JAKARTA, suaramerdeka.com - UMKM merupakan kontributor utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB Indonesia dan lebih dari 97 persen dari total tenaga kerja produktif.

Namun, UMKM saat ini tengah menghadapi kendala dalam melayani kebutuhan dan preferensi konsumsi masyarakat Indonesia yang jumlahnya terus meningkat.

Hendra Gunawan, Presiden Direktur UOB Indonesia, mengatakan UMKM Indonesia perlu melakukan reformasi di tiga bidang strategis agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian dan mencatatkan kemajuan yang berarti.

Bidang-bidang tersebut antara lain digitalisasi, akses kredit dan kolaborasi dengan perusahaan besar di dalam dan di luar Indonesia.

Baca Juga: Wujudkan Tertib Lalu Lintas, Satlantas Polres Pekalongan Kota Blusukan Sekolah SMA, Edukasi Prokes

"Berdasarkan data UOB, hanya sekitar 15 persen UMKM di Tanah Air yang telah mendigitalisasikan usaha mereka karena sumber daya yang terbatas serta kurangnya literasi digital atau kepercayaan digital," katanya, saat konferensi pers UOB Economic Outlook 2022, Rabu, 15 September 2021.

Sementara itu akses terhadap kredit, persentase pinjaman UMKM dalam kaitannya dengan produk domestik bruto negara masih stagnan di sekitar 6,5 persen sejak satu dekade lalu.

Selain itu, ekspor UMKM juga masih kecil, hanya 15,7 persen dari total ekspor Indonesia.

Melalui inovasi dan transformasi digital serta dengan fleksibilitas keuangan yang lebih besar, UMKM diharapkan dapat mengepakkan sayap di dunia internasional.

Baca Juga: Imbas Covid-19, Tatanan Kehidupan Baru Mendekonstruksi Pola Kehidupan Masyarakat

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X