Kabupaten Semarang Tempati Urutan ke-4 Nasional Ekspor Komoditas Pertanian

- Selasa, 14 September 2021 | 21:11 WIB
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian RI, Senin (13/9). Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo di Istana Wakil Presiden. (SM/dok)
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian RI, Senin (13/9). Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo di Istana Wakil Presiden. (SM/dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Ekspor komoditas pertanian dari Kabupaten Semarang menempati urutan ke-4 nasional untuk periode Januari 2020 sampai Juni 2021.

Atas capaian tersebut, Senin (13/9) kemarin, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menerima sertifikat penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo di Istana Wakil Presiden.

“Penghargaan dari Kementerian Pertanian RI berhasil diperoleh dari peningkatan ekspor hasil produksi pertanian di Kabupaten Semarang,” kata Bupati Semarang, Ngesti Nugraha (14/9).

Baca Juga: Seniman Tampil di Tengah Kampung, Kembali Berkontribusi di Masa Pandemi

Pascamemperoleh penghargaan, bangkit secara berkelanjutan bakal meningkatkan hasil produksi pertanian di Bumi Serasi. Upaya tadi tentu berhubungan dengan kesiapan sumber daya manusia, teknologi tepat guna, dan berkaitan dengan pasar hasil produksi pertanian.

“Termasuk pendampingan untuk mengurus sertifikasi hasil produksi pertanian,” ujarnya.

Berbicara kategori penghargaannya, Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang, Wigati Sunu mengungkapkan, kategorinya adalah peningkatan percepatan ekspor pertanian 2021. Dimana Kementerian Pertanian RI memiliki Program Gerakan Tiga Kali Ekspor atau Gratieks.

“Untuk tingkat Provinsi Jawa Tengah, ini yang tertinggi di Kabupaten Semarang. Kemudian secara nasional, Kabupaten Semarang masuk di peringkat ke-4 dari 5 kabupaten penerima penghargaan kategori yang dimaksud,” ungkap Wigati Sunu.

Baca Juga: Update Covid 14 September: Bertambah 11.246, Kasus Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah 3.942.473 Orang

Ada beberapa hasil pertanian yang tembus pasar ekspor, antara lain dari empat kecamatan, beras organik dari Ketapang Susukan. Kemudian ada komoditas bonsai dari Patemon Tengaran, biji lada, talas, dan porang.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Kinerja PT KIW Tetap Positif di Masa Pandemi

Jumat, 17 September 2021 | 20:07 WIB

Data Ritel AS Menguat, Harga Emas Berjangka Menurun

Jumat, 17 September 2021 | 08:12 WIB

Transaksi Fisik Pasar Timah Melonjak

Kamis, 16 September 2021 | 22:29 WIB
X