Dolar Naik Menuju Level Tertinggi dalam 2 Minggu pada Akhir Perdagangan

- Selasa, 14 September 2021 | 10:12 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Dolar kembali mengalami kenaikan menuju level tertinggi dua minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB).

Kenaikan dolar ini didorong ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) AS dapat mengurangi pembelian asetnya (tapering) pada akhir tahun, meskipun ada lonjakan kasus Covid-19.

Di perdagangan sore, dolar sempat mengalami kemunduran di mana indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, semula menguat menjadi 92,887, tertinggi sejak 27 Agustus usai terakhir naik sedikit di 92,664.

Minggu ini, putaran data ekonomi AS akan dirilis dimulai dengan harga konsumen pada Selasa waktu setempat, yang akan memberikan pembaruan terbaru tentang seberapa panas inflasi menjelang pertemuan Fed minggu depan.

Baca Juga: Pameran Tunggal Eyel- Persisten dan Konsisten, Apresiasi Kooky Love Usai 16 Tahun Berkarya

Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan dalam wawancara dengan harian Nikkei bahwa dia ingin mengurangi pembelian aset.

Sementara Ahli Strategi Makro Wells Fargo Securities, Erik Nelson, di New York menyebut, pembicaraan tentang tapering telah mendorong dolar lebih tinggi.

"Kami melihat dari komunikasi Fed bahwa mereka ingin memutuskan hubungan tapering dari kenaikan suku bunga," kata Nelson.

Tapering biasanya mengangkat dolar karena itu berarti langkah menuju kebijakan moneter yang lebih ketat. Ini juga berarti The Fed akan membeli lebih sedikit aset utang, yang menunjukkan akan ada lebih sedikit dolar yang beredar.

Baca Juga: Pemilihan Direktur Polines: Diharap via Musyawarah Mufakat, Kedepankan Aspirasi Dosen

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB

Awas! Tak Bayar Pajak, Rekening Bank Bakal Diblokir

Sabtu, 11 September 2021 | 10:12 WIB
X