Jelang Rilis Data Ekonomi Utama AS, Emas Naik di Akhir Perdagangan

- Selasa, 14 September 2021 | 08:24 WIB
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Jelang rilis data ekonomi utama Amerika Serikat (AS), harga emas mengalami kenaikan pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB)

Untuk pengiriman Desember, kontrak harga emas paling aktif di Divisi Comex New York Exchange, terangkat 2,3 dolar AS atau 0,13 persen, menjadi ditutup pada 1.794,4 dolar AS per ounce.

Meski begitu, untuk hari kedua berturut-turut, harga emas berjangka masih berada di bawah level psikologis 1.800 dolar AS.

Lalu, harga emas berjangka merosot 7,9 dolar AS akhir pekan lalu atau 0,44 persen menjadi 1.792,10 dolar AS.

Baca Juga: Bengawan Solo Tercemar, Bupati Blora Lapor ke Bareskrim

Sebelumnya, emas juga terangkat 6,5 dolar AS atau 0,36 persen menjadi 1.800 dolar AS pada Kamis 9 September 2021.

Bahkan, emas sempat jatuh 5 dolar AS atau 0,28 persen menjadi 1.793,50 dolar AS pada Rabu 8 September 2021.

Data ekonomi yang dirilis termasuk angka inflasi yang dapat menentukan arah kebijakan moneter Federal Reserve (Fed), saat investor juga khawatir tentang penyebaran Covid-19.

Fokus akan berada pada indeks harga konsumen bulanan AS, ukuran inflasi pilihan Fed, yang akan dirilis pada Selasa waktu setempat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Berawan, Ada Potensi Diguyur Hujan Berintensitas Sedang

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kinerja PT KIW Tetap Positif di Masa Pandemi

Jumat, 17 September 2021 | 20:07 WIB

Data Ritel AS Menguat, Harga Emas Berjangka Menurun

Jumat, 17 September 2021 | 08:12 WIB

Transaksi Fisik Pasar Timah Melonjak

Kamis, 16 September 2021 | 22:29 WIB
X