Kasus Covid-19 Melandai, Persyaratan Naik KA Jarak Jauh Belum Ada Pelonggaran

- Senin, 13 September 2021 | 18:07 WIB
KA jarak jauh. (foto: istimewa)
KA jarak jauh. (foto: istimewa)

Baca Juga: Sholawat Nariyah, Tata Cara Mengamalkan dan Manfaatnya

Kebijakan untuk KA lokal itu sekaligus menggantikan surat tanda registrasi pekerja (STRP), surat tugas, atau surat keterangan lainnya.

Untuk pengecekan bukti vaksinasi Covid-19 itu, katanya, petugas bakal melakukannya melalui layar komputer petugas boarding sebelum naik kereta yang sudah terintegrasi dengan aplikasi pedulilindungi.

"Ketika data tidak muncul pada layar komputer petugas, pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin calon pelanggan," kata Kuswardoyo.

Baca Juga: Dokter DP Campurkan Sperma ke Makanan Istri Temannya, Kena Pasal Kejahatan terhadap Kesopanan

Untuk tren penumpangnya, dia memperkirakan akan terjadi kenaikan. "Untuk KA lokal kemungkinan akan ada peningkatan karena anak sekolah saat ini bisa naik KA lokal asal sudah 12 tahun dan sudah divaksin, kalau aturan sebelumnya kan hanya untuk pekerja," jelasnya.

Pada Agustus lalu, jumlah penumpang KA lokal perhari rata rata 5.524 penumpang, atau 145 orang dalam satu perjalanan, atau 21 orang dalam satu kereta penumpang. Ini artinya kapasitas kereta yang terpakai hanya sebesar 18 persen.

Untuk awal September, tren kenaikan sudah mulai terasa. Hingga Senin (13/9), penumpang yang menggunakan jasa KA lokal rata rata sebanyak 6.261 orang per hari, atau 164 orang dalam satu perjalanan, atau 23 orang dalam satu kereta penumpang. "Kapasitas yang terpakai meningkat menjadi 20 persen," jelasnya

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

14 Pilihan Sistem Akuntansi Terbaik untuk Bisnis

Selasa, 7 Desember 2021 | 18:29 WIB

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X