REI-BKK Jateng Bersinergi, Fasilitasi KPR bagi Pekerja Informal

- Senin, 13 September 2021 | 06:45 WIB
Proses penandatanganan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan BKK Jawa Tengah. (suaramerdeka.com / Langgeng Widodo)
Proses penandatanganan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan BKK Jawa Tengah. (suaramerdeka.com / Langgeng Widodo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Masih ada celah bagi para milenial dan pekerja sektor informal untuk mendapatkan rumah melalui KPR.

Di saat bank umum membatasi penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat yang mengajukan KPR dengan memperketat syarat, Perseroan Daerah (Perseroda) BKK Jawa Tengah justru sebaliknya.

Lembaga keuangan milik Pemprov Jateng itu mencoba mempermudah proses dan persyaratan agar kaum milenial dan para pekerja sektor informal bisa dengan mudah memiliki rumah sendiri.

Dalam program perumahan itu, prosesnya bisa cepat, tiga sampai empat hari.

Baca Juga: Sudah Mengantongi Rekomendasi BNPD, Pemkot Semarang Siap Gelar Tes CASN

Tapi yang terpenting adalah kaum milenial dan pekerja sektor informal dimudahkan untuk mendapatkan rumah.

Program perumahan bagi kaum milenial dan para pekerja sektor informal itu dari Perseroda BKK Jawa Tengah itu bekerja sama dengan Badan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia atau REI Jawa Tengah.

"Ini adalah cita-cita saya sejak lama, sejak saya menjadi ketua REI Komisariat Soloraya," kata wakil ketua BPD REI Jawa Tengah Anthony AH Prasetyo, kepada sejumlah wartawan, Sabtu 11 September 2021.

"Dengan diakomodasinya pembiayaan di sektor informal maka pasar bagi anggota REI akan semakin luas," tambahnya.

Baca Juga: Ekonomi Warga Belum Membaik, FKPPI Gelar Baksos

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X