Menteri Investasi Dukung Percepatan Pabrik Soda Ash Petrokimia

- Minggu, 12 September 2021 | 20:19 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia saat mengunjungi lokasi proyek Pabrik Soda Ash milik Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia. (Dok Petrokimia Gresik)
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia saat mengunjungi lokasi proyek Pabrik Soda Ash milik Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia. (Dok Petrokimia Gresik)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mendukung percepatan Pabrik Soda Ash Petrokimia Gresik.

Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo agar pihaknya membantu perusahaan BUMN atau swasta nasional yang menghasilkan produk substitusi impor.

"Selama ini kebutuhan Soda Ash nasional mencapai 1 juta ton dalam setahun, dan semua itu dipenuhi dari impor. Kedatangan saya ke sini untuk memastikan agar proyek ini berproses," ujar Bahlil saat mengunjungi lokasi proyek Pabrik Soda Ash milik Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia seperti dalam pernyataan tertulisnya yang diterima hari ini.

Baca Juga: Seleksi Tilawah Qur'an di Maluku, Jateng Siap Ikuti Semua

Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap percepatan pembangunan Pabrik Soda Ash atau Natrium Karbonat (Na2CO3), mengingat pabrik ini akan menjadi yang pertama di Indonesia untuk memperkuat industri kimia nasional.

Menteri Bahlil berharap BUMN lainnya juga dapat mengoptimalkan hasil samping industrinya untuk memberikan nilai tambah, seperti yang dilakukan Petrokimia Gresik melalui strategi related diversified industry.

Dimana Pabrik Soda Ash ini akan me-utilisasi produk hilir dari pabrik Amoniak-Urea berupa CO2 yang diolah menjadi bahan baku pembuatan Soda Ash. Upaya ini akan meningkatkan pendapatan BUMN dan manfaatnya pun akan berkelanjutan hingga masyarakat.

"Oleh karena itu kita akan mendorong pembangunan Pabrik Soda Ash Petrokimia Gresik baik dari sisi kebijakan insentif fiskal maupun perizinan," tandasnya.

Baca Juga: Sutarno Dilantik Jadi Ketua IPI Kudus

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengungkapkan bahwa selama tahap persiapan proyek Pabrik Soda Ash, Petrokimia Gresik selalu berkoordinasi dengan Kementerian Investasi dalam hal pengurusan izin maupun administrasi.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Harga Emas Naik di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:48 WIB

Tekan Biaya Operasional Logistik dengan Dexlite

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:24 WIB
X