KAI Perbolehkan Anak 12 Tahun Belum Divaksin Naik KRL, Ini Syaratnya

- Sabtu, 11 September 2021 | 21:00 WIB
Gerbong KRL. (suaramerdeka.com / dok)
Gerbong KRL. (suaramerdeka.com / dok)

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - PT KAI Commuter Indonesia (KCI) mulai hari, Sabtu 11 September 2021, memperbolehkan anak usia 12 tahun menggunakan kereta rel listrik (KRL) CommuterLine.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, mengungkapkan, anak usia 12 tahun yang diizinkan adalah bagi sudah vaksin. Sementara, yang belum divaksin selama mendesak karena kesehatan atau pendidikan, bisa membawa surat keterangan.

“Anak usia 12 tahun sudah boleh (naik KRL), bagi yang belum divaksin diizinkan tetapi jika dalam kepentingan kesehatan dan pendidikan dengan membawa surat keterangan. Sementara bagi balita belum diperkenankan untuk naik kereta," kata Anne Purba.

Baca Juga: Indonesia Dukung Semangat Jaga Suhu Bumi Tidak Lebih dari 1,5 Derajat Celcius

Anne menegaskan pihaknya masih mewajibkan pengguna KRL menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis pertama. Atau bisa melakukan scan code QR diaplikasi Pedulilindungi saat akan naik KRL.

Sejalan dengan hal tersebut, pemberlakuan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP), surat keterangan dari instansi atau perusahaan, maupun dokumen lainnya sudah tidak berlaku lagi.

Anne mengungkapkan, sejak pemberlakuan wajib vaksin, volume pengguna KRL stabil. Pada Rabu dan Kamis, 8-9 September, tercatat rata-rata ada 295.778 pengguna KRL.

“Jumlah perjalanan sudah sangat banyak, sebelum pandemi dengan 1,1 juta penumpang kita jalankan 88 kereta. Saat ini kita sudah jalankan 93-94 kereta, walaupun volume penumpang turun sampai 80%,” ujarnya, dikutip dari Kata Data.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mitra10 Ekspansi Gerai Ke-41 di Semarang

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:24 WIB

Pertamina Lubricants Dekatkan Diri dengan Masyarakat

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:08 WIB

Market Corner Goes to School SMKN 10 Semarang

Rabu, 6 Oktober 2021 | 14:47 WIB
X