Ketidakpastian Waktu Tapering Membuat Harga Emas Tergelincir di Bawah Level Psikologis

- Sabtu, 11 September 2021 | 08:48 WIB
ilustrasi emas. (pixabay)
ilustrasi emas. (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Di tengah ketidakpastian atas jadwal waktu tapering atau pengurangan pembelian aset Federal Reserve AS, harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).

Penurunan ini membuat harga emas berada di bawah level psikologis 1.800 dolar AS, yang mana ketidakpastian tapering menyebabkan sebagian besar investor menahan diri.

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, merosot 7,9 dolar AS atau 0,44 persen, menjadi ditutup pada 1.792,10 dolar AS per ounce. Emas kehilangan lebih dari 2,0 persen untuk minggu ini.

Sehari sebelumnya, emas berjangka terangkat 6,5 dolar AS atau 0,36 persen menjadi 1.800 dolar AS, setelah jatuh 5 dolar AS atau 0,28 persen menjadi 1.793,50 dolar AS pada Rabu, 8 September 2021.

Baca Juga: Transisi dari Pandemi ke Endemi Disiapkan, Masyarakat Harus Siap Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Bahkan, terjun 35,2 dolar AS atau 1,92 persen menjadi 1.798,50 dolar AS pada Selasa 7 September 2021.

Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities, mengatakan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS mencegah dana-dana spekulatif berpindah ke emas.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan naik setelah data ekonomi menunjukkan inflasi yang tinggi dapat bertahan untuk beberapa waktu.

Emas sendiri dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, imbal hasil yang lebih tinggi diterjemahkan ke dalam peluang kerugian yang lebih besar memegang emas tanpa suku bunga.

Baca Juga: TNI AL Genap 76 Tahun, Siap Wujudkan Indonesia Tangguh dan Tumbuh

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X