China Berencana Lepaskan Cadangan, Harga Minyak Jatuh ke Level Terendah

- Jumat, 10 September 2021 | 10:36 WIB
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Rencana China untuk melepaskan cadangan membuat harga minyak jatuh ke level terendah dua minggu pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB).

Selain itu, pelepasan itu membuat penarikan minyak mentah mingguan AS lebih kecil dari yang diperkirakan dan obligasi pemerintah AS menguat saat investor mencari aset yang lebih aman.

Untuk pengiriman November dalam perdagangan yang bergejolak., minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November terpangkas 1,15 dolar AS atau 1,6 persen, menjadi menetap di 71,45 dolar AS per barel.

Kemudian untuk Oktober, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS juga jatuh 1,16 dolar AS atau 1,7 persen, menjadi ditutup di 68,14 dolar AS per barel.

Baca Juga: Pemerintah Dorong KUR Klaster untuk Perkuat Daya Tahan UMKM

Itu adalah penyelesaian terendah untuk kedua harga acuan sejak 26 Agustus.

“Lelang luar biasa dalam obligasi 30 tahun dengan tingkat suku bunga terendah sejak Januari menempatkan ketakutan yang signifikan ke pasar (minyak) dalam apa yang tampak seperti pelarian ke tempat yang aman,” kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC di New York..

Kedua harga minyak acuan berubah positif, setelah jatuh lebih dari 1 dolar AS per barel di awal sesi

Hal itu menyusul laporan bahwa sebuah kapal terjebak di Terusan Suez sebelum diapungkan kembali dan tidak menyebabkan penundaan.

Baca Juga: Punya Ruang Kerja di Rumah? Ini 6 Benda Penting yang Wajib Ada

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Naik di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:48 WIB

Tekan Biaya Operasional Logistik dengan Dexlite

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:24 WIB
X