IKM di Solo Naik Kelas, Suplai Komponen ke Industri Manufaktur

- Kamis, 9 September 2021 | 18:26 WIB
BINCANG VIRTUAL : Bincang virtual bertema “Semangat Kolaborasi Memperkuat Global Supply chain Industri Otomotif di Indonesia”. (suaramerdeka.com/Diaz Abidin)
BINCANG VIRTUAL : Bincang virtual bertema “Semangat Kolaborasi Memperkuat Global Supply chain Industri Otomotif di Indonesia”. (suaramerdeka.com/Diaz Abidin)

Di mana sentra-sentra IKM tersebar di banyak kota. Seperti di Karawang, Bekasi, Sukabumi, Purbalingga, Tegal, Kendal, Klaten, Solo, DI Yogyakarta, Sidoarjo, Pasuruan, dan lain-lain.

“Dari jumlah tersebut sebanyak 30-40 persen sudah saling berkolaborasi untuk menjadi pemasok komponen ke industri seperti otomotif,” ujarnya.

Direktur PT YPTI, Prasetyo Yulianto Paulus, menerangkan, program ‘Ayah Angkat’ memberikan kesempatan YPTI untuk berbagi ilmu.

Selain itu memberikan manfaat dalam meningkatkan produktivitas bisnis industri.

“Sekarang kita bersama-sama harus mendorong IKM agar punya sistem dengan kualitas yang lebih bagus. Maka pelan- pelan diarahakan kesana, agar tetap bertahan dan eksis. Lalu supaya IKM juga bisa bekerja sama dengan sekolah kejuruan di sekitar, sehingga ada praktek siswa disana sebagai pendidikan. Tujuan ke depan tentu agar IKM bisa mandiri,” terangnya.

Baca Juga: Sejumlah Kebakaran jadi Perhatian, Perlu Peremajaan Kabel Listrik

Sarwoko, salah satu pemilik IKM dengan nama CV. Kurnia Teknik, senang mendapat kesempatan memasarkan produknya ke industri besar.

Selain itu mendapat kesempatan meningkatkan kompetensi, terutama dalam menghasilkan produk yang memiliki standar QCD.

“Kami pertama kali tentu akan meningkatkan kualitas. QCD diutamakan. Dahulu memproduksi barang-barang yang standar sebetulnya ribet. Namun terus berusaha agar lebih baik ke depan,” jelasnya. 

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSN Bikin Etalase Digital Produk UKM Ber-SNI

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:25 WIB

Ganjar Melapak, UMKM Kembali Tersenyum

Sabtu, 20 November 2021 | 11:24 WIB

32.620 Debitur di Magelang Terima Pinjaman Ultra Mikro

Minggu, 14 November 2021 | 21:30 WIB
X