Ini Alasan OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga Maret 2023

- Kamis, 9 September 2021 | 14:52 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso/Foto dokumentasi OJK
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso/Foto dokumentasi OJK

JAKARTA, suaramerdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperpanjang masa relaksasi restrukturisasi kredit perbankan, dari semula sampai 31 Maret 2022, menjadi 31 Maret 2023

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menjelaskan perpanjangan ini dilakukan karena masih belum pulih sepenuhnya perekonomian Indonesia akibat pandemi Covid-19.

Wimboh mengatakan kebijakan restrukturisasi yang telah dikeluarkan sejak awal tahun 2020 telah sangat sangat membantu perbankan dan para debitur termasuk pelaku UMKM.

"POJK 11 yang sudah menjadi POJK 48 akan kita perpanjang setahun lagi sampai 2023. Ini diperlukan agar ada kepastian pengusaha untuk mengatur likuditasnya dan kebijakannya agar tetap bisa bertahan yang akhirnya cepat recovery," katanya dalam konferensi pers virtual, Rabu, 8 September 2021.

Baca Juga: Angka Putus Sekolah di Kabupaten Grobogan Masih Tinggi, Arah Kebijakan Pemkab di RPJMD Dipertanyakan

Perpanjangan ini juga dilandasi oleh perbaikan kinerja perbankan seperti pertumbuhan positif kredit dan loan at risk yang menurun, meskipun NPL meningkat dari 3,06 persen (Desember 2020) menjadi 3,35 persen (Juli 2021).

"Berbagai kebijakan yang kita lakukan baik itu subsidi dan mendorong pengusaha adalah UMKM dan ini menjadi perhatian kita, karena apabila ini kita lakukan permudah potensinya luar biasa. Sehingga UMKM dan sektor informal menjadi prioritas utama dengan berbagai kebijakan, " ujarnya.

Begitu pula perbankan yang akan dilakukan target-target dengan UMKM secara nasional bisa mencapai kenaikan kredit 30 persen. Namun secara individu akan disesuaikan dengan model bisnis masing-masing perbankan.

Baca Juga: Resmikan Fasilitas RSUD Pameungpeuk, Uu Ruzhanul Kutip Lagu Rhoma Irama

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPR Danamon Raih Properti Indonesia Award 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:12 WIB

Pinjol Ilegal Mainkan Psikologi Nasabah

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:31 WIB

Berani Investasi di Pasar Modal/Keuangan?

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:13 WIB
X