Dua Kali Beruntun, Emas Tergelincir ke Titik Terendah pada Akhir Perdagangan

- Kamis, 9 September 2021 | 08:12 WIB
ilustrasi emas. (pixabay)
ilustrasi emas. (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Untuk kedua kali secara berturut-turut, emas kembali tergelincir ke titik terendah dalam dua minggu pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi).

Bahkan, emas juga terpuruk di bawah level psikologis 1.800 dolar untuk hari kedua berturut-turut.

Terpuruknya harga emas tak lepas dari penguatan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi melebihi dukungan terhadap emas dari kekhawatiran mendalam tentang pertumbuhan ekonomi global.

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, terpangkas lagi 5 dolar AS atau 0,28 persen, menjadi ditutup pada 1.793,50 dolar AS per ounce.

Baca Juga: Harlah, Fraksi PKB Jateng Canangkan Slogan 'Jateng Bangkit'

Pada Selasa lalu, emas berjangka terjun 35,2 dolar AS atau 1,92 persen menjadi 1.798,50 dolar AS usai sebelumnya merosot 8,20 dolar AS atau 0,45 persen menjadi 1.825,50 dolar AS pada Senin lalu.

Padahal emas sempat melonjak 22,2 dolar AS atau 1,23 persen menjadi 1,833,70 dolar AS pada Jumat (3/9/2021).

"Ini membuat frustrasi pasar emas bahwa meskipun ada beberapa penghindaran risiko yang lebih tajam di pasar pekan ini, pasar emas tetap dilanda aksi jual," kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Kekhawatiran tentang perlambatan yang didorong oleh varian Delta dalam pertumbuhan ekonomi telah mengguncang ekuitas minggu ini.

Baca Juga: Integrator Utama, Cakupan Penggunaan PeduliLindungi ke Luar Jawa-Bali Diperluas

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X