Tarif PPh bagi Investor Domestik Resmi Diturunkan Pemerintah, dari 15 Persen Jadi 10 Persen

- Selasa, 7 September 2021 | 10:00 WIB
Ilustrasi pajak  |  Sumber : Bruno /Germany dari Pixabay
Ilustrasi pajak | Sumber : Bruno /Germany dari Pixabay

JAKARTA, suaramerdeka.com - Tarif PPh Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU PPh) atas penghasilan bunga obligasi bagi investor domestik (Wajib Pajak Dalam Negeri/WPDN) diturunkan pemerintah, dari semula 15 persen menjadi 10 persen.

Kebijakan penurunan tarif PPh tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 91 Tahun 2021.

Isinya tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak Dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap, yang ditandatangani Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 30 Agustus 2021.

Dilansir dari laman Kemenkeu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, penerbitan PP penurunan tarif PPh ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mendorong reformasi kemudahan berusaha.

Baca Juga: Persiapan Hadapi Persija, Ini yang Jadi Fokus dalam Latihan PSIS

Kemudian, menciptakan kesetaraan beban pajak penghasilan antara investor obligasi, serta mendorong pengembangan dan pendalaman pasar obligasi melalui kebijakan pajak.

“Terbitnya PP ini merupakan bukti bahwa Pemerintah terus melakukan reformasi struktural dalam rangka meningkatkan investasi dan produktivitas yang salah satunya dilaksanakan melalui Undang-Undang Cipta Kerja. Sebelumnya, Pemerintah juga telah memberi keringanan tarif pajak bagi investor asing,” ungkapnya.

Adanya keringanan pajak bagi WPDN diharapkan akan meningkatkan peran investor domestik ritel.

Per 31 Agustus 2021, komposisi investor domestik ritel (individu) pada pasar Surat Berharga Negara masih kecil, yaitu 4,5 persen, bila dibandingkan dengan bank 33,4 persen, asuransi dan dana pensiun 14,5 persen, serta asing 22,4 persen.

Baca Juga: Dolar Naik pada Selasa Pagi Sekaligus Hapus Kerugian Berkelanjutan pada Pekan Lalu

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada! Ini Ciri-ciri Modus Penipuan Pinjaman Online

Kamis, 24 November 2022 | 10:36 WIB

Profesi Akuntan Bersinergi Hadapi Era Society 5.0

Selasa, 8 November 2022 | 17:26 WIB
X