Dolar Naik pada Selasa Pagi Sekaligus Hapus Kerugian Berkelanjutan pada Pekan Lalu

- Selasa, 7 September 2021 | 09:24 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

LONDON, suaramerdeka.com - Dolar menguat pada akhir perdagangan Selasa, 7 September 2021 pagi, sekaligus menghapus semua kerugian berkelanjutan setelah laporan pekerjaan AS yang buruk pekan lalu.

Kenaikan itu dolar tak lepas kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan global mendorong daya tarik safe-haven dalam perdagangan yang tenang selama liburan Hari Buruh AS.

Kenaikan tipis ditunjukkan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang rivalnya, naik tipis 0,2 persen menjadi 92,25.

Sebelumnya, indeks telah turun ke 91,941 untuk pertama kalinya sejak 4 Agustus pada Jumat 3 September lalu.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Digital, Perlindungan Konsumen dan Data Pribadi Jadi 2 Aspek Penting

Penurunan ketika laporan tenaga kerja AS yang diawasi ketat menunjukkan ekonomi terbesar dunia itu menciptakan lapangan kerja paling sedikit dalam tujuh bulan pada Agustus.

Laporan pekerjaan yang lemah mengurangi ekspektasi bahwa Federal Reserve AS mungkin mencapai catatan hawkish pada pertemuan akhir bulan ini.

Dari penjelasan para analis, data tersebut adalah pengingat lain dari pertumbuhan global yang kehilangan tenaga setelah melambung awal tahun ini, sebuah hambatan signifikan bagi mata uang siklikal seperti seperti euro dan dolar Australia.

Kenaikan dolar, kata Kenneth Broux, ahli strategi valas di Societe Generale, menyusul ambil untung pada euro dan mata uang lainnya sebelum pertemuan kebijakan bank sentral minggu ini.

Baca Juga: Dukung Pembelajaran Tatap Muka, Siswa SMP dan SMA di Cilacap Segera Divaksin

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X