Penyaluran KUR di Papua Capai Rp1,4 triliun

- Minggu, 5 September 2021 | 14:30 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. (Dok. Kemenke Perekonomian)
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. (Dok. Kemenke Perekonomian)

JAYAPURA, suaramerdeka.com. - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Papua sejak Januari hingga 2 September 2021 telah mencapai Rp1,4 triliun.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan selain disalurkan pada sektor perdagangan, kemudian disusul sektor jasa-jasa sebesar 23,56 persen lalu sektor pertanian sebesar 16,78 persen.

Airlangga menjelaskan anggaran KUR senilai Rp1,4 triliun ini disalurkan bagi 31.097 debitur, dengan komposisi meliputi KUR Mikro 21.363 debitur, Super Mikro 6.994 debitur, Kecil 2.739 dan TKI 1 debitur,

"Porsi penyaluran KUR di Papua selama 2021 ini terbesar disalurkan di sektor perdagangan yakni 52,14 persen," kata Airlangga dalam Rapat Koordinasi Penanganan dan Vaksinasi COVID-19 bersama forkompimda serta kepala daerah se-Papua di Kota Jayapura, Sabtu, 4 September 2021.

Baca Juga: Pernah Jadi Korban Bullying, Putri Uti MasterChef Indonesia 8 Kini Bangkit Lewat Masak

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini menurut Airlangga, turut mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Realisasi penyaluran KUR terus mengalami peningkatan, contohnya dari awal tahun hingga 25 Juli 2021 meningkat menjadi sebesar Rp143,14 triliun yang disalurkan kepada 3,87 juta debitur.

Penyaluran KUR pada 2021 telah mendekati pola normal sebelum Covid-19 dengan rata-rata penyaluran sebesar Rp21,84 triliun per bulan.

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X