Lambatnya Pertumbuhan Pekerjaan AS Angkat Harga Emas Berjangka

- Sabtu, 4 September 2021 | 08:24 WIB
ilustrasi emas. (pixabay)
ilustrasi emas. (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Pertumbuhan pekerjaan AS yang lebih lambat dari perkiraan pada Agustus, mengangkat harga emas berjangka lebih dari satu persen ke level tertinggi dalam 2,5 bulan pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB).

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif divisi Comex New York Exchange, melonjak 22,2 dolar AS atau 1,23 persen, menjadi ditutup pada 1,833,70 dolar AS per ounce.

Minggu ini, emas berjangka menguat 0,8 persen setelah sempat jatuh 4,5 dolar AS atau 0,25 persen menjadi 1.811,50 dolar AS per ounce pada Kamis (2/9/2021).

Sebelumnya, emas merosot 2,1 dolar AS atau 0,12 persen menjadi 1.816 dolar AS pada Rabu (1/9/2021), dan melonjak 5,9 dolar AS atau 0,33 persen menjadi 1.818,10 dolar AS pada Selasa (31/8/2021).

Baca Juga: Sengketa Lahan Petani dengan PTPN V: Bareskrim Polri Periksa 37 Saksi

Pertumbuhan lapangan pekerjaan AS pada Agustus jauh di bawah ekspektasi di tengah lonjakan infeksi Covid-19, dan menimbulkan keraguan tentang kepastian waktu pengurangan stimulus Federal Reserve.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (3/9/2021) bahwa pengusaha-pengusaha AS hanya menambahkan 235.000 pekerjaan pada Agustus.

Nilai itu lebih rendah dari ekspektasi pasar dan lebih rendah dari kenaikan pekerjaan yang direvisi naik sebesar 1,1 juta pada Juli dan 962.000 pada Juni.

Daya tarik emas bagi mereka yang memegang mata uang lainnya menguat, setelah indeks dolar tergelincir segera setelah laporan tersebut dirilis.

Baca Juga: Anggota Komisi VIII Minta Pemda dan Himbara Proaktif Atasi Kendala Penyaluran Bansos: Apresiasi Langkah Mensos

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X